Agama

Semut Ternyata Bisa Bicara, Ini Penelitian Para Ilmuwan

Dalam Al-Qur’an dijelaskan jika semut merupakan salah satu makhluk Allah SWT yang dapat berbicara. Bahkan semut juga dikatakan memiliki koloni juga pemimpin yang akan memberikan perintah kepada semut-semut tersebut.

Dilansir dari channel YouTube Islam Populer, bukti semut dapat berbicara dapat dilihat dari kisah Nabi Sulaiman yang bisa berbicara dengan hewan. Salah satu kisah yang menarik adalah ketika Nabi Sulaiman bersama kaumnya bertemu dengan koloni semut. Ketika itu Nabi Sulaiman meninggalkan istana bersama bala tentaranya yang terdiri dari manusia, jin, hingga hewan.

Rombongan Nabi Sulaiman ketika itu menuju lembah semut yang dikenal dengan lembah Thaif. Sesampainya rombongan Nabi Sulaiman di lembah Thaif, pimpinan koloni semut meminta agar semut-semut masuk ke dalam lubang yang ada. Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam QS An-Naml ayat 18 yang berbunyi sebagai berikut.

“Hingga apabila mereka di Lembah Semut, berjayalah seekor semut, ‘Hai semut-semut, masuklah kalian ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari’,” (QS An-Naml: 18).

Nabi Sulaiman tersenyum ketika mendengar percakapan sang semut. Karena sang semut pada awalnya memang belum menyadari jika Nabi Sulaiman mampu berkomunikasi dengan hewan. Nabi Sulaiman pun kemudian meminta pasukannya berhenti sejenak.

Pasukan yang bingung saat diminta berhenti pun mendapatkan penjelasan jika ada sekelompok semut yang takut diinjak tersebut. Sehingga seluruh pasukan menunggu hingga semut-semut itu masuk ke dalam lubang.

“Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan Dia berdoa, ‘Ya Tuhanku berilah aku Ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah engkau anugerah kan kepadaku dan kepada ke dua orang ibu bapakku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai dan masukkanlah aku dengan Rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh’,” (QS An-Naml: 19).

Obrolan tersebut menjelaskan jika semut dapat berbicara dan memiliki pemimpin. Dijelaskan secara rinci sebagaimana tertera dalam Al-Qur’an. Hal itu pun kemudian dibuktikan secara ilmiah, di mana hasilnya para peneliti menyebut jika semut rutin berbicara satu dengan lainnya.

Semut memiliki papan alami dan plektrum dalam perut mereka yang bisa mengeluarkan suara. Menggunakan mikrophone dan speaker mini canggih, para peneliti memasukkan alat-alat tersebut ke dalam sangkar semut.

Dari situ peneliti kemudian menemukan fakta jika ratu semut  dapat mengeluarkan instruksi bagi pekerja mereka. Bahkan bukan hanya semut, beberapa serangga lain seperti kupu-kupu juga mereka teliti dan memiliki ciri yang sama dengan semut.

Kupu-kupu disebut memiliki hubungan parasit dengan para semut. Larva kupu-kupu dibawa ke sarang semut dan diberi makan oleh pekerja koloni semut tersebut. Bahkan jika terjadi hal berbahaya, semut akan menyelamatkan kupu-kupu dan mengorbankan diri mereka sendiri.

Hasil penelitian lain menyebutkan jika semut mampu melakukan panggilan dengan sebuah alarm yang berbunyi. Kemudian hasil riset lain menunjukkan bahwa kosa kata semut jauh lebih besar, dan mereka bisa berbicara antara satu dengan lainnya.

Prof. Jeremy Thomas dari Oxford University mengatakan, kemajuan teknologi memungkinkan adanya penemuan baru. Hal itu dikarenakan adanya komunikasi semut bisa direkam secara subjektif. (pa/dn)

Powered by WPeMatico

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: