Selain Arogan, Bule yang Ajak Mesum Fasih Berbahasa Indonesia dan Bali

by -65 views
Selain Arogan, Bule yang Ajak Mesum Fasih Berbahasa Indonesia dan Bali

AKSI Bule berambut putih mengamuk dan menyerang salah satu pemilik spa di kawasan Kayu Aya, Seminyak, Kuta, Badung, Bali, Minggu (28/3) yang viral di media sosial (medsos).

Karena itu, orang asing ini kesal saat salah satu karyawan spa menolak diajak bercinta sambil berfantasi telanjang tiga alias membuat mereka bertiga di kamar vila bersama kekasihnya.

Lantas siapa sebenarnya orang asing yang disebut-sebut sebagai pelaku kekerasan dan pelecehan seksual ini?

ANDRE SULLA, Seminyak

Sejak video tersebut tersebar luas dan viral di media sosial, seorang pria keturunan asing yang diduga melakukan pelecehan seksual dan pelecehan terhadap pekerja wanita dan pemilik / pemilik spa Kelapa tiba-tiba menghilang.

Bahkan dari informasi, pria asing berambut pirang dan bertato ini dikabarkan kabur dari vila dengan mengaku sebagai miliknya.

Baca:  40 Ribu Warga Tervaksin, Percepat Herd Immunity dengan Door to Door

Seperti yang diakui korban yang juga pemilik Coconut Spa Ketut Darmini. Ditemui Jawa Pos Radar Bali, perempuan 45 tahun asal Tianyar, Karangasem mengatakan, sejak kejadian itu (penganiayaan) menimpanya. Kondisi vila yang ditempati tersangka pelaku tampak sepi.

“Baru semalam setelah kejadian, saya melihat dua orang asing datang dan masuk ke vila. Mungkin mereka sedang minum-minum. Tapi sejak saat itu sampai sekarang, vila sepi. Saya juga tidak melihat ada aktivitas di dalam atau di luar vila. Biasanya sebelum kejadian dia (tersangka pelaku) biasanya terlihat di luar vila, ”jelas Darmini.

Sementara itu, terkait kondisi Mini Dek alias Inul, 23 tahun, petugas spa dan keponakannya Darmini mengaku, sejak kejadian yang menimpa keponakannya, Inul mengaku trauma.

Baca:  UKM tetap bisa ekspor di tengah pandemi

Lebih lanjut, Darmini mengakui, kejadian yang menimpa keponakannya dengan disuruh telanjang dan bertiga dengan laki-laki merupakan pengalaman pertamanya.

“Sudah empat tahun sejak saya membuka spa, ini pertama kalinya terjadi insiden. Kami di sini adalah spa sungguhan dan didedikasikan untuk melayani pijatan, bukan plus-plus pijatan. Jadi dengan kejadian itu, tentu saya tidak melakukannya. Saya tidak terima. Dan saya yakin karyawan istri saya juga menolak diajak ‘seperti itu’, ”tambahnya.

Sementara itu, disinggung oleh tersangka pelaku, Darmini mengatakan selain sombong dan marah, pria asing itu juga diketahui korban Darmini yang fasih berbahasa Indonesia dan Bali. “Tapi dia memiliki bahasa Bali yang kasar. Aku duduk disini dia berbicara kasar.” Woi n * skl * ng (mengumpat), mai pijatan marah (disini pijatanku). Ragee maang pis Ci (Saya punya uang). Kude Ci tanya (berapa yang kamu minta). Makanya dia bilang ke keponakan saya, ”kata Darmini.

Baca:  Menolak Diajak Jalan-Jalan, Aniaya Mantan Kekasih, Pemuda Dipolisikan

Nah atas kejadian ini, dia langsung melapor ke Polres Kuta. Ia berharap kejadian bule nakal dan kasar tidak terulang lagi dan menimpa terapis di spa tersebut.

“Saya sudah lapor. Mudah-mudahan polisi segera menindaklanjuti kasus ini. Saya orang sah yang baca tulis dan tidak tahu. Jadi harapannya polisi bisa segera menindaklanjuti laporan kita,” ujarnya.

.

Komentar