Tiga Tahun Kasus Mengendap di Kepolisian, Nasabah LPD Terheran-heran

by -22 views
Tiga Tahun Kasus Mengendap di Kepolisian, Nasabah LPD Terheran-heran

SINGARAJA – Sejumlah warga yang menjadi nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Bangkang mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi di lembaga keuangan nonbank.

Karena sudah tiga tahun sejak pengaduan pertama dilayangkan, penanganan perkara tersebut belum menunjukkan kemajuan berarti.

Kasus pertama dilaporkan pada 2 Januari 2018. Sejak itu, klien berkali-kali mendatangi polisi untuk meminta klarifikasi dalam menangani kasus tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan dalam menangani kasus ini. Terakhir, warga mendatangi Mapolres Buleleng kemarin (7/4).

Awalnya, warga ingin menemui Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa. Namun keinginan tersebut tidak terpenuhi, karena Kapolres Sinar Subawa mengadakan rapat mingguan.

Baca:  Sindikat Pembuat KTP Palsu di Denpasar Raup Puluhan Juta Rupiah

Seorang pelanggan, Putu Sentana, 52, mengatakan, pihaknya sengaja kembali ke polisi untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut.

Karena hingga saat ini casing belum menunjukkan titik terang. Sebenarnya, sepertinya jalan itu ada di sana. Sentana mengatakan, banyak warga yang terluka dalam kasus tersebut.

“Ibu saya punya tabungan Rp 10 juta. Mengetahui uangnya hilang, dia dibawa pergi, ibu saya stres, jatuh sakit sampai meninggal. Adik ipar saya juga rugi uang Rp 77 juta, ”kata Sentana.

Menurutnya, nasabah terus bekerja agar uangnya bisa dikembalikan. Namun karena ketidakjelasan, pelanggan memilih untuk melaporkan masalah tersebut ke polisi.

Sampai saat ini, Kepala LPD Bangkang berinisial GNW belum diperiksa polisi. Alasan keberadaan GNW tidak jelas. Dia segera melarikan diri sebelum kasus itu dipublikasikan.

Baca:  Pupuk Toleransi, Ponpes di Tabanan Berbagi Sembako dengan Warga Hindu

“Rumahnya juga kosong. Sudah tiga tahun tidak ada penghuni di sana. Kami juga berusaha mencari informasi keberadaannya,” imbuhnya.

Perlu diketahui, kasus LPD Bangkang telah diluncurkan sejak 2018. Kasus tersebut bermula ketika rumah Ketua LPD ditemukan kosong.

Nasabah menjadi curiga dan mendatangi LPD untuk menanyakan keberadaan dananya. Ternyata tabungan mereka hilang. Pelanggan pun memilih untuk mengadukan masalah tersebut ke polisi.

.

Komentar