Covid-19 Mereda, Belajar Tatap Muka di Jembrana Serentak Pekan Depan

by -22 views
Covid-19 Mereda, Belajar Tatap Muka di Jembrana Serentak Pekan Depan

NEGARA – Setelah lebih dari satu tahun pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah ditiadakan, Badan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana akan memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai Senin (26/4) pekan depan.

Namun, pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19 masih dibatasi oleh protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran cluster sekolah Covid-19.

Jembrana Ni Nengah Wartini, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, mengatakan sebelum diputuskan pembelajaran tatap muka di sekolah direncanakan dibuka minggu depan.

sekolah, pengawas telah mengawasi sarana dan prasarana yang mendukung protokol kesehatan di sekolah.

“Setelah dipastikan semua sekolah sudah siap, diputuskan untuk memulai PTM di sekolah,” terang Ni Nengah Wartini.

Baca:  Dahsyat! Selangkah Lagi, AMDK Gianyar Water Sudah Bisa Dipasarkan

Namun pembelajaran tatap muka di sekolah ini masih dibatasi oleh jumlah siswa dan waktu belajar.

Jumlah siswa dibagi masing-masing dengan 50 persen dari total dan waktu pembelajaran dibatasi maksimal 2 jam.

Dalam proses pembelajaran tatap muka di sekolah, Satgas Covid-19 Jembrana mengoperasikan Satgas Gotong royong di tingkat desa dan juga memantau tata tertib kesehatan di sekolah.

Karena pada prinsipnya pembelajaran tatap muka di sekolah tetap mengutamakan kesehatan siswa di sekolah agar tidak terpapar virus.

Selain itu, pihak sekolah juga telah bermitra dengan puskesmas untuk memantau dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Jadi, di sekolah siswa yang datang dicek suhu tubuhnya, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Baca:  Inilah Klasemen sementara Piala Menpora, Bali United di Grup D

“PTM di sekolah di tengah wabah ini terus mengutamakan kesehatan siswa agar tidak terjadi klaster sekolah,” terangnya.

Pembelajaran tatap muka di sekolah Senin depan akan dilaksanakan serentak di seluruh sekolah di Jembrana, mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama.

Memulai pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah dengan gelar sekolah sulit dicanangkan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

“Orang tua sudah memberi izin dan bupati sudah mengizinkan agar PTM bisa diterapkan di sekolah,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Dasar I Nyoman Wenten menambahkan, seluruh sekolah di Jembrana mulai Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Dasar tidak mengalami hambatan dalam menerapkan PTM terbatas di sekolah.

Baca:  DPRD dorong NTB tiru Bali untuk penerapan CHSE objek wisata

Izin yang diberikan untuk pembelajaran tatap muka bersifat fleksibel, yang dapat dinilai sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kasus Covid-19 di Jembrana.

“Mudah-mudahan Covid-19 segera mereda, kasus akan terus menurun hingga kita bisa menjalankan PTM seperti biasa,” ucapnya.

.

Komentar