Gara-Gara Bule Lukis Masker di Wajah, Pihak Supermarket Diancam Denda

by -32 views
Gara-Gara Bule Lukis Masker di Wajah, Pihak Supermarket Diancam Denda

MANGUPURA– Sebuah video viral yang memperlihatkan WNA (WNA) menipu petugas keamanan dengan wajah bercat topeng di media sosial mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Kamis (22/4) Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kepala Daerah Kuta Utara I Putu Eka Permana, Kepala Desa Tibubeneng I Made Kamajaya bersama petugas dari Satpol PP Kabupaten Badung langsung memanggil langsung pemilik Pasar Raya Populer beserta jajarannya. Gugatan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Wakil Bupati Suiasa memberikan arahan kepada pengelola Pasaraya Populer di Desa Tibubeneng, karena diketahui dan ditegaskan bahwa kelalaian pengelola melalui tugasnya tidak tegas dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes) kepada pengunjung, khususnya orang asing.

Konon orang asing tersebut telah menipu petugas di Supermarket Populer, sehingga petugas tidak mengamati tamunya dengan seksama saat mengunjungi mall.

Baca:  Masuk Usia Rentan, Lolos Skrining, Wabup Sutjindra Suntik Vaksin Lagi

“Hari ini (Kamis, tadi malam) kami panggil pengelola operator supermarket. Dalam gugatan ini kami akan berikan peringatan lisan ringan, kemudian akan ditindaklanjuti secara administratif,” jelas Wakil Bupati kedua periode tersebut.

Pengelola juga diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak terulang kembali. Demikian pula pengusaha berkomitmen untuk tetap berkomitmen dalam menjalankan tugasnya dengan tegas, serius dalam menerapkan protokol kesehatan kepada siapa pun.

Jika masih ada pelanggaran dan kelalaian lebih lanjut, akan ada penegakan hukum, baik denda administrasi Rp 1 juta, atau penutupan selama 7 hari.

“Jika terulang kembali akan berakibat denda atau pencabutan izin operasi. Ini langkah awal bagi kami untuk melakukan reminder secara lisan dan meminta kami untuk menandatangani surat pernyataan kepada manajemen operator,” kata Camat. Wakil Ketua dari Pecatu, Kuta Selatan.

Baca:  1.383 pekerja BRI wilayah Bali telah menjalani vaksinasi COVID-19

Sementara itu, Manajer Pasaraya Populer I Wayan Kariana pada kesempatan itu menyampaikan permintaan maafnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas kelalaian yang terjadi di supermarket miliknya.

“Sebagai pimpinan kami mohon maaf kepada Wakil Bupati Badung. Kami tidak merencanakan kejadian ini seperti kejadian yang ada di video. Sebelumnya, aparat keamanan kami sudah berusaha untuk mewanti-wanti agar kami tetap memakai masker dan menyampaikan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan. peraturan yang berlaku. Namun, seperti di video, pelanggan menoleh ke mobilnya untuk menipu keselamatan kami, sehingga pelanggan tersebut terlihat seperti memakai masker, ”kata Kariana.

Sedangkan saya Wayan Suparta dari PT. Handaru Sakti selaku security manager menuturkan dari hasil video yang dilampirkan pada hasil interogasi aparat keamanan dan staff di Supermarket Populer dikatakan bahwa orang asing ini telah merencanakan sesuatu seperti itu untuk membuat video yang telah disiapkan dengan matang.

Baca:  Rekrut Dokter Energik, Pengurus Baru IDI Denpasar Siap Jawab Tantangan

Kronologi kejadian diceritakan saat orang asing itu tidak memakai topeng, sehingga petugas yang jaga sudah memperingatkannya untuk memakai topeng.

Tapi dia tidak berbalik kemana-mana tapi bisa dilihat dari video ke arah mobil. Di dalam mobil, cat muka disiapkan agar gambar terlihat seperti menggunakan topeng.

“Dia kembali ke Supermarket Populer sekali lagi dengan menjauhkan bibirnya daripada hanya menunjukkan pandangan dari samping. Jadi disinilah ada kelalaian keamanan yang dengan pikiran positif berakibat memakai topeng,” pungkasnya.

.

Komentar