Satu Pasien Covid-19 Varian Baru Asal Badung Meninggal di RSUP Sanglah

by -24 views
Satu Pasien Covid-19 Varian Baru Asal Badung Meninggal di RSUP Sanglah

DENPASAR– Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan ada dua varian virus baru mutasi Covid-19 yang masuk ke Bali.

Jenis virus baru pertama berasal dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351. Dan varian kedua berasal dari Inggris dengan kode B.1.1.7.

Gubernur Desa Sembiran, Buleleng mengungkapkan, satu orang positif Covid-19 varian baru asal Afrika Selatan (Afrika Selatan) dinyatakan meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar.

Pasien tersebut berasal dari Kabupaten Badung.

“Korban (virus varian baru dari Afrika Selatan) belum mengikuti program vaksinasi,” kata Koster dalam siaran persnya, Selasa (4/2) sore.

Sementara itu, pasien positif Covid-19 varian baru asal Inggris dinyatakan sembuh dan dalam keadaan sehat.

Pasien dari Kota Denpasar juga dipulangkan.

Baca:  Bikin Bising, Polisi Badung Knalpot Brong Bus dan Truk, Ini Hasilnya

“Pasien (terkena virus varian baru dari Inggris) kebetulan sudah dua kali menjalani program vaksinasi,” imbuh politisi PDIP itu.

Koster mengaku mendapat informasi tentang dua varian virus baru yang diceritakan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin.

Ia mendapat informasi dari Menteri Kesehatan, bahwa pada 3 Mei 2021, dua orang positif Covid-19 ditemukan terinfeksi varian baru virus mutasi Covid-19.

Satu orang dinyatakan positif kiriman varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351.

Sedangkan satu orang dinyatakan positif pengiriman varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7.

Penemuan varian virus baru ini diketahui setelah beberapa sampel orang positif Covid-19 di RSUP Sanglah Denpasar diuji oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbang) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca:  Terungkap, Selain Warung, Mendiang Juga Jalankan Usaha Simpan Pinjam

Setelah menindaklanjuti kasus tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan investigasi epidemiologi terhadap sejumlah orang yang memiliki kontak dekat dengan korban.

“Hingga kita bisa mengetahui potensi risiko penyebarannya secara detail dan lengkap,” ucapnya.

Selain melakukan penyidikan, mantan anggota DPR RI juga mengeluarkan himbauan kepada publik.

Warga Bali diminta untuk menaati implementasi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 07/2021 tentang Perluasan Penegakan Batasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa / Kelurahan di Era Kehidupan Baru di Provinsi Bali.

Selain itu juga tetap terorganisir dan disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat dan bebas Covid-19 dengan menggunakan masker standar secara benar, cuci tangan, menjaga jarak, mengurangi perjalanan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mematuhi aturan.

Baca:  Versi KPK, Indeks Pemberantasan Korupsi di Jembrana Naik, Ini Faktanya

“Jumlah peserta selalu cermat dan cermat dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, adat istiadat, religi, seni, budaya dan sosial serta kegiatan kemasyarakatan lainnya,” kata Koster.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah.

Selain itu, Koster mengarahkan Bupati / Walikota, Lurah, dan Bandesa Adat di Bali, serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengambil langkah bersama untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Virus Covid-19. .

“Mari kita terus mendoakan agar alam dan isinya Bali senantiasa dalam keadaan nyaman, aman dan tentram,” pungkasnya.

.

Komentar