Mimih, Bara Api Babi Guling Picu Dapur Warga Tabanan Ludes Terbakar

by -36 views
Mimih, Bara Api Babi Guling Picu Dapur Warga Tabanan Ludes Terbakar

TABANAN – Saya Nyoman Tariarjawa, 53 tahun, warga Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken, Tabanan, mohon maaf banget.

Dapur rumah yang biasa ia gunakan sebagai tempat menyimpan peralatan dapur dan perkakas rumah tangga, habis terbakar.

Dapur milik pria yang berprofesi sebagai PNS ini terbakar pada Selasa (4/5) sekitar pukul 10.15 WITA.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, satu unit televisi dan barang lainnya terbakar.

Dengan kerugian korban diperkirakan sekitar Rp. 15 juta. Polisi menduga, kebakaran dapur Tariarjawa disebabkan pembakaran arang sisa babi yang berguling.

Kapolres Tabanan Kota Kompol I Nyoman Sukanada mengatakan, api yang membakar dapur I Nyoman Tariarjawa baru bisa dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.

Baca:  TPA Bengkala Penuh Tahun Ini, DPRD Tawarkan Perluasan atau Relokasi

Dari keterangan saksi dan pemilik gudang, kebakaran dapur terjadi saat korban aktif sejak dini hari sekitar pukul 04.00.

Korban saat itu sedang memanggang daging babi rebus untuk kebutuhan warung makannya. Korban membakar daging babi di dekat lokasi dapurnya.

Kemudian sekitar pukul 05.00 WITA korban selesai membakar babi. Kemudian dia meminta pekerjanya untuk memadamkan bara api dari pembakaran babi hutan dan menuangkannya dengan air.

Merasa bara api sudah mati, pekerja membuka toko roti babi sekitar 30 meter dari dapur korban.

Namun, sekitar pukul 10.15 waktu setempat, salah satu pelanggan sedang makan. Melihat asap keluar dari bagian belakang dapur, korban panik dan langsung melakukan pengecekan lokasi.

Baca:  Soal Cueki Surat Walhi, Ini Jawaban Pemkot Denpasar

Ternyata di lokasi pembakaran babi hutan, api sudah membakar dapur. Melihat hal tersebut, saksi langsung menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Tabanan untuk menanganinya.

“Jadi, awalnya terlihat pengunjung membeli daging babi rebus,” kata Kapolres Tabanan Kota, I Nyoman Sukanada.

Ia melanjutkan, setelah dilaporkan terjadi kebakaran, 3 unit mobil pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi kejadian untuk menanganinya.

Perawatan memakan waktu sekitar 30 menit. Setelah memeriksa saksi, pemilik, dan proses kejadian di lokasi kejadian, penyebab kebakaran tersebut diduga akibat kebakaran dari pabrik daging babi rebus yang melanda tumpukan sabut kelapa di kawasan tersebut.

“Kebakaran diduga ada bara api di gedung yang masih ada lalu menutupi tumpukan sabut kelapa yang ada di sana,” ujarnya.

Baca:  Dukung Bupati Mahayastra, Demokrat Dukung Revitalisasi Pasar Gianyar

Beruntung atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, dapur atau gudang yang ada dengan TV bekas tidak dapat disimpan.

“Kerugiannya diperkirakan Rp 15 juta. Jadi ini toko babi gulung di Pulau Nias, Pulau Tabanan,” pungkasnya.

.

Komentar