Hindari Tanggal 6, Pemudik Mulai Tinggalkan Bali Melalui Padangbai

by -24 views
Hindari Tanggal 6, Pemudik Mulai Tinggalkan Bali Melalui Padangbai

AMLAPURA – Aktivitas lalu lintas PRT di Pelabuhan Padangbai mulai meningkat sejak Sabtu (1/5) malam. Situasi ini berlanjut hingga Senin (3/5) malam lalu.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Bali di Pelabuhan Padangbai, Senin malam, wisatawan yang didominasi pengguna dua roda itu terlihat cukup banyak sejak pukul 21.00 WIB.

Namun, tidak ada antrian di area loket tiket. Cuma, lokasi tes cepat dipenuhi penumpang yang belum memiliki sertifikat covid-19 gratis.

Salah satu penumpang asal Lombok Utara, Suratiningsih, mengaku sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk bisa pulang ke kampung halamannya.

Untuk menghindari larangan pulang pada 6 Mei, ia juga meminta cuti terlebih dahulu dari pimpinan tempatnya bekerja.

Baca:  Polisi Metro cegat ambulans bawa pemudik di Cikarang

“Bos juga ngerti biar bisa pulang. Sudah dua tahun saya sudah tidak pulang. Jadi sekarang Lebaran harus pulang.

Syukurnya antriannya tidak terlalu ramai seperti tradisi mudik biasanya, ”kata Suratiningsih yang saat itu kembali naik sepeda motor.

Situasi lonjakan penumpang tersebut dibenarkan oleh Faizal Arif Rahman selaku Supervisor Penjaga Pelabuhan ASDP Padangbai.

Kenaikan penumpang pada Hari Raya I-10 dimanfaatkan wisatawan agar bisa kembali ke kampung halaman sebelum diberlakukannya larangan pulang pada 6 Mei esok.

“Tapi malam ini (Senin) tidak terlalu ramai. Puncaknya sudah pada Sabtu malam,” kata Faizal Arif Rahman.

Peningkatan penumpang terjadi antara 25 hingga 75 persen dibandingkan hari biasa saat pandemi Covid-19.

Baca:  Pemkab Karangasem adakan Pasar Gotong-Royong Krama Bali jelang hari raya

Pada Sabtu malam, puncak tertinggi wisatawan yang melewati Pelabuhan Padangbai mencapai 180 penumpang jalan raya, 300 penumpang dua roda setiap 12 jam.

“Untuk Senin malam, penurunannya sedikit,” ujarnya. Ditanya soal penambahan armada, Faiz mengaku tidak ada.

Dia mengatakan situasi pemulangan selama wabah, terutama dengan larangan pulang ganda, masih tergantung pada ketersediaan kapal.

“Dalam sehari ada enam perjalanan. Tidak ada penambahan armada seperti sebelum wabah. Karena saat ini belum banyak penumpang yang pulang,” jelasnya.

Selain itu, tol Laut Tanjungmas-Lembar dan Surabaya Lembar juga memicu penurunan penumpang di Padangbai sebesar 60 persen.

“Ini berdampak cukup untuk mengurangi jumlah penumpang yang melintas di Pelabuhan Padangbai,” ucapnya.

Baca:  Real Madrid gagal ke puncak

.

Komentar