Vaksinasi 9 Desa di Bawah 30 Persen, Ini Temuan Dinkes Klungkung

by -30 views

SEMAAPURA – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menggelar rapat untuk menilai percepatan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan

Pelayanan vaksinasi Covid-19 di Klungkung berlangsung di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, kemarin.

Dalam pertemuan tersebut terungkap ada 4 desa yang cakupan vaksinasinya mencapai lebih dari 90 persen. Sementara itu, ada 9 desa yang cakupan vaksinasinya di bawah 30 persen.

Bupati Klungkung Dr. Ni Made Adi Swapatni mengungkapkan, dari total penduduk Kabupaten Klungkung sebanyak 206.925 jiwa, ada 151.788 jiwa yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, hingga kemarin cakupan vaksinasi sudah mencapai 50,32 persen. “Di mana orang-orang yang telah menerima

Dosis vaksinasi pertama sebanyak 76.381 orang dan dosis vaksinasi kedua sebanyak 27.566 orang,” ujarnya.

Baca:  Terpapar Efek Siklon Tropis, Hujan Lebat Picu Petaka di Klungkung

Ia mengungkapkan, ada 4 desa yang cakupan vaksinasinya lebih dari 90 persen. Yakni Lembongan, Jungutbatu, Desa Gelgel, dan Kutampi.

“Bahkan Lembongan dan Jungutbatu 100 persen,” katanya. Sementara itu, 20 desa dengan cakupan vaksinasi melebihi 50 persen.

Yaitu Desa Nyanggelan, Pikat, Sulang, Timuhun, Semarapura Klod, Manduang, Akah, Semarapura Kaja, Besan, Dawan Klod, Ped, Satra, Takmung, Batumadeg, Batununggul, Tohpati, Dawan Kaler, Sampalan Tengah, Bakas dan Getakan.

“Untuk desa dengan cakupan vaksinasi di bawah 30 persen, ada 9 desa yaitu Desa Paksebali, Semarapura Tengah,

Sampalan Klod, Tangkas, Semarapura Klod Kangin, Gelgel, Tegak, Bungbungan dan Semarapura Kangin,” jelasnya.

Menurut dia, masih ada desa-desa yang persentase cakupan vaksinasinya rendah karena khawatir dengan target vaksin yang akan diberikan.

Baca:  BNI dukung alumni kartu prakerja jadi wirausaha melalui KUR

Untuk itu diperlukan peran aparat desa untuk membantu mensosialisasikan kepada target vaksin yang memiliki kepedulian.

“Tentu saja tim vaksinasi tidak bisa berjalan sendiri. Kami melakukan vaksinasi, jika target tidak tercapai, maka akan sulit.

Oleh karena itu, diharapkan camat dapat berkoordinasi dengan kepala desa untuk menyiapkan target. Sebagai tim pelaksana, kami siap bergerak di tempat-tempat yang ada sejumlah target,” jelasnya.

Sedangkan untuk vaksin, menurut dia, sejauh ini tidak ada masalah. Selain layanan vaksinasi di Puskesmas, petugas vaksinasi yang tersedia dapat melayani sebanyak 1.400-1.500 sasaran.

“Kami juga sudah membuka layanan vaksinasi di RS Klungkung, Polres Klungkung, nyatanya tidak ada target. Padahal, kami hanya mendapat 20 target,” ujarnya.

Baca:  Ini Sosok Jro Mangku King Versi Keluarga dan Kaling Perarudan Jimbaran

Selanjutnya, terkait dengan target vaksinasi Covid-19, mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta diharapkan datang ke tempat vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Karena di tempat itu target vaksinasi akan diperiksa oleh tim medis dan akan diambil keputusan apakah akan menjalani vaksinasi atau tidak.

“Oleh karena itu, kita akan lakukan screening terlebih dahulu. Kalau tidak dianjurkan untuk divaksinasi, tidak ada masalah, yang penting datang,” ujarnya.

.

Komentar