RSUP Sanglah rawat belasan narapidana diduga minum disinfektan

by -26 views
RSUP Sanglah rawat belasan narapidana diduga minum disinfektan

Denpasar (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Bali merawat belasan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang diduga meminum disinfektan yang dicampur dengan serbuk perasa minuman.

 

“Benar (diterima WBP LP Perempuan) dari kemarin sampai dengan hari ini (11/06) pukul 11.00 Wita ada 19 orang yang masuk IGD,” kata Kepala Instalasi IGD RSUP Sanglah dr. I Made Mulyawan saat ditemui di RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Jumat.

 

 

“Untuk menangani pasien yang terancam nyawanya atau hidupnya kami melakukan resusitasi stabilisasi kemudian pada kasus intoksikasi ini, kami juga lakukan cuci darah,” katanya.

 

Ia mengatakan pada Kamis (10/06) ada satu pasien yang dinyatakan telah meninggal dunia, kemudian ada pasien yang menjalani cuci darah hingga rawat inap.
 

Baca:  Ketua Vihara Buddha Sakyamuni ajak semua umat merawat cinta kasih

 

Sementara Jumat (11/06) pagi ada empat pasien dibawa ke RSUP Sanglah, hingga saat ini kondisi stabil dan perlu melakukan observasi dan investigasi terkait penyebab terjadinya intoksikasi. Untuk pasien lainnya, masih dalam perawatan di IGD.

 

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIA Denpasar Lili mengatakan ada delapan warga binaan yang dibawa ke RSUP Sanglah karena diduga meminum cairan disinfektan dicampur serbuk minuman.

Baca juga: BI dan BPD Bali perluas QRIS di RSUP Sanglah

 

Awalnya, satu orang WBP mengaku sakit perut sampai menunjukkan reaksi muntah-muntah. “Ngakunya maag tapi akhirnya mengaku kalau minum disinfektan, selanjutnya semua nya akhirnya ngaku minum itu,” kata Kalapas.

Baca:  Kurs Rupiah Jumat pagi menguat 30 poin

 

Hingga saat ini masing-masing petugas lapas masih mendampingi warga binaan yang dirawat di RSUP Sanglah.

 

 

Komentar