Pegawai Kontrak Buang Limbah Medis, RS Sanjiwani: Itu Oknum, Bukan RS

by -30 views
Pegawai Kontrak Buang Limbah Medis, RS Sanjiwani: Itu Oknum, Bukan RS

GIANYAR – Rapat Komisi IV DPRD Gianyar dengan instansi terkait untuk menangani kasus pembuangan sampah medis di pinggir Jalan Raya Bitera, Desa Gianyar, akhirnya terungkap.

Dari hasil pemeriksaan DPRD Gianyar dengan RS Sanjiwani dan DLH Gianyar, diduga petugas pembuangan limbah medis tersebut adalah pekerja kontrak di RS plat merah.

Apa saja staf RS Sanjiwani? Wakil Direktur RS Sanjiwani Ida Ayu Made Sasih yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, pelaku pembuangan limbah medis di Bitera tidak ada hubungannya dengan RS Sanjiwani.

Pasalnya, limbah medis dihasilkan dari praktik mandiri yang dilakukan oleh yang bersangkutan di luar jam kerjanya di RS Sanjiwani.

Baca:  Bareskrim Polri sidik pria mengaku nabi ke-26

“Itu individu. Itu orang, bukan rumah sakit. Dari kami di RS Sanjiwani, pengelolaan limbah medisnya jelas. Kami bekerja sama dengan pihak ketiga,” kata Ida Ayu Made Sasih.

Ia melanjutkan, jika ada orang yang nakal akan diserahkan kepada atasannya. “Kalau perorangan biar ditegur atasannya. Dan untuk sanksi itu kewenangan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Menariknya, Direktur RS Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa, tidak bisa dan percaya dengan keterangan warga yang dipanggil tim penyidik.

“Kalau ada pengakuan harus diusut dulu. Nanti polisi yang mengusut,” kata dr. Ida Komang Upeksa.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, Ni Made Mirnawati yang juga hadir menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengelola sampah medis.

Baca:  Bagikan Masker dan Sosialisasi Prokes di Pasar dan Supermarket

“Kami hanya berwenang memberikan rekomendasi teknis tempat penyimpanan limbah B3. Di Gianyar hanya izin yang dikeluarkan

penyimpanan sisa sementara. Mereka harus bekerja sama dengan pihak ketiga,” kata Ni Made Mirnawati.

Terkait sampah yang dibuang sembarangan, pihaknya sudah menyurati seluruh dinas kesehatan di Kabupaten Gianyar. “Agar tidak membuang limbah medis sembarangan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan kantong sampah medis dibuang sembarangan di pinggir jalan raya Bitera, Sabtu (29/5) lalu. Sampah tersebut kemudian disimpan di RS Sanjiwani. Kasusnya sudah ditangani polisi.

.

Komentar