Usut Pesta Disinfektan Oplosan, Polisi Amankan Tiga Botol Minuman

by -32 views
Usut Pesta Disinfektan Oplosan, Polisi Amankan Tiga Botol Minuman

KEROBOKAN-Sebanyak 21 warga binaan warga binaan Lapas Wanita II A, Denpasar, ambruk usai menggelar ‘pesta’.

Dari jumlah itu, satu orang tahanan berinisial RT asal Jakarta yang diduga pembuat minuman meninggal pada Jumat pagi (11/6), dan dua orang tahanan lainnya harus menjalani cuci darah di ruang hemodialisa RS Sanglah Denpasar.

Puluhan narapidana wanita kasus narkotika harus menjalani perawatan intensif di RS Sanglah Denpasar setelah meminum cairan disinfektan yang dicampur bubuk Nutrisari.

Kepala Lapas Wanita Kelas II Denpasar, Lili, saat dikonfirmasi mengatakan, pesta desinfeksi campuran yang dilakukan oleh tahanan wanita di tiga blok, diduga berlangsung dari Selasa (8/6) hingga Rabu (9/6).

Baca:  Bikin Bising, Polisi Badung Knalpot Brong Bus dan Truk, Ini Hasilnya

Kasus disinfektan campuran mematikan itu terungkap setelah salah satu tahanan datang ke klinik mengeluh sakit perut. Namun karena muntah-muntah, pihak penjara akhirnya curiga dan kemudian mengetahui bahwa tahanan tersebut diracun karena mengonsumsi cairan desinfektan yang dicampur dengan minuman serbuk Nutrisari.

Lebih lanjut, kata Lili, tahanan perempuan tersebut mendapatkan cairan desinfektan yang digunakan untuk menyemprot protokol kesehatan dengan cara mencuri dari gudang penyimpanan. Sedangkan minuman serbuk bergizi diperoleh dari pembelian di koperasi.

“Mereka melakukan itu karena mengaku pernah minum alkohol sebelum masuk ke sini (Lapas Wanita Kelas II Denpasar),” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Utraa, AKP Putu Diah saat ditemui di Lapas Wanita Denpasar mengatakan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

Baca:  Kurs Rupiah Jumat pagi turun 27 poin

“Kamis masih dalam pemeriksaan. Belum dipersoalkan karena masih dirawat (di RS Sanglah Denpasar). Sekarang kami hanya mendapatkan tiga botol minuman yang diduga digunakan untuk mengisi cairan tersebut. Mereka akan diuji di laboratorium pertama. untuk mengetahui hasilnya,” kata AKP Putu Diah kepada awak media.

.

Komentar