Dekranasda Kota Batu kagumi produk kerajinan Gianyar

by -17 views
Dekranasda Kota Batu kagumi produk kerajinan Gianyar

Gianyar, Bali (ANTARA) –

Wakil ketua Dekranasda Kota Batu, Provinsi Jawa Timur mengagumi produk kerajinan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, yang dikenal sangat kaya akan produk kerajinan IKM/UKM-nya dan telah dinobatkan sebagai salah satu kota kerajinan dunia atau “World Craft City”. 

Wakil Ketua Dekranasda Kota Batu Qurul Aini sebagai pimpinan rombongan menyatakan kunjungannya ke Kabupaten Gianyar sangat tepat. Mengingat potensi kerajinan yang demikian beragam, apalagi ditunjang oleh objek wisata yang menarik, demikian siaran pers Diskominfo Gianyar, Senin.

“Kami berharap dapat belajar banyak dari Gianyar cara ataupun kiat kiat dalam membantu pengerajin untuk bertahan dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi,” tambah Qurul Aini.

Baca:  IHSG Kamis dibuka naik 3,48 poin

Baca juga: Bupati Gianyar lihat proses pembuatan ukiran relief di Pura Beji Dalem Jantur

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gianyar Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan beragam potensi kerajinan di daerahnya. Beragam jenis produk kerajinan lokal tersebar hampir di seluruh Kabupaten Gianyar.  Produk kerajinan meliputi  kerajinan kayu, bambu, tulang, tenun, perak dan lain- lainnya.

“Bahkan tercatat pada tahun 2019 terdapat sebanyak 171 sentra IKM dengan 23.695 unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 79.650 orang,” kata.Surya Adnyani Mahayastra kala menyambut kunjungan kerja Dekranasda Kota Batu Malang, di Bali Taksu Gallery, Desa Mas, Ubud.

 

Ditambahkan, saat ini untuk kerajinan kayu terdapat 55 sentra industri dengan 6.540 unit usaha, dengan menyerap 19.492 orang. Sedangkan untuk kerajinan tenun, dengan jumlah IKM tenun sebanyak 17 IKM dengan menyerap tenaga kerja sekitar 350 orang.

Baca:  Indonesia kirim lima lifter ke Olimpiade Tokyo

 

“Besarnya potensi industri itu membuat kami di Dekranasda sebagai mitra pemerintah, harus terus berupaya memberikan pembinaan agar tetap dapat bertahan meski suasana masih belum stabil akibat pandemi,” jelas dia.. .

Misalkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan para perajin, salah satunya di tahun 2020 memfasilitasi pelatihan desain tenun cagcag disertai bantuan alat tenun cagcag 15 unit, 2 unit ATBM dan satu unit hanya kepada kelompok tenun Sari Bakti Banjar Pesalakan Desa Pejeng Kangin.

“Yang penting juga mengikutsertakan produk kerajinan para perajin di Gianyar pada setiap kesempatan mengadakan pameran,” kata kepala Dekranasda Gianyar.

 

Komentar