Puluhan Penyelam di Denpasar Dilatih di Kolam dan Laut

by -13 views
Puluhan Penyelam di Denpasar Dilatih di Kolam dan Laut

DENPASAR – Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Persatuan Profesional Penyelam Bali (P3B) mengadakan Pelatihan Pengemudi Wisata Selam. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan efisiensi para pemandu wisata selam ini dilaksanakan di Hotel Prama, Sanur, Senin (14/6).

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani didampingi Kabag Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana menjelaskan, wisata bahari memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan pengetahuan, motivasi dan efisiensi para pemandu wisata selam, juga dilakukan pelatihan yang akan berlangsung selama 4 hari.

“Selain memiliki kompetensi dan keahlian, latihan ini juga bertujuan untuk mendukung pemenuhan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pemandu wisata selam,” jelasnya.

Baca:  Calon Bendesa Bedha Tabanan Mulai Saling “Serang"

Ia mengatakan pelatihan tersebut juga bekerjasama dengan Persatuan Profesional Selam Bali (P3B) dan Persatuan Instruktur Profesional (PADI). Bahkan, latihan yang direncanakan ini tidak hanya sebatas teori, tetapi juga latihan langsung di kolam dan laut.

“Tidak hanya teori, pelatihan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung di kolam dan lautan. Diharapkan setelah pelatihan ini para penyelam mampu memiliki sertifikat dan kompetensi yang mumpuni untuk mendukung wisata bahari di Denpasar,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan output yaitu peningkatan kompetensi pengemudi selam. Sehingga mampu mendukung pengembangan pariwisata berkualitas yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, kata dia, peningkatan kualitas SDM pariwisata tentunya merupakan strategi yang tepat. Hingga saat tur dibuka kembali, semua elemen diselesaikan dengan kualitas tinggi.

Baca:  Pelni terus ingatkan penumpang ikuti protokol kesehatan

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan maksimal, dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi dan keahliannya, sehingga ketika pariwisata dibuka, SDM yang mumpuni dapat menjaga kepercayaan pasar khususnya pariwisata di Denpasar,” jelasnya.

.

Komentar