Mahasiswa Undiksha Raih Juara di Ajang WSEEC

by -14 views
Mahasiswa Undiksha Raih Juara di Ajang WSEEC

SINGAPURA, Radar Bali – Prestasi lain di tingkat internasional diraih oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kali ini berasal dari World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) yang berlangsung di Jakarta Global University pada 17-20 Juni 2021. Tim tersebut terdiri dari I Ketut Andika Pradnyana dari Program Pembelajaran Teknologi Pembelajaran (S2), Ni Putu Ayu Pirdayanti dari Program Studi Pendidikan. English (S1), Putu Pipit Pricellia Eka Putri dari Program Studi Hukum (S1), Putu Diah Pradnya Paramitha dari Program Studi Akuntansi (S1), dan Ni Kadek Anggun Purwita Sari meraih medali emas dan penghargaan semi-Grand.

Pada acara yang diikuti peserta dari 21 negara di Asia dan Eropa tersebut, tim Undiksha mempresentasikan inovasi “3D Animath: Media Pembelajaran Animasi Matematis untuk Siswa Disabilitas Intelektual”. Menurut ketua tim, Andika Pradnyana, inovasi ini merupakan perluasan media pembelajaran bagi anak tunagrahita. Di dalamnya terdapat materi pembelajaran matematika, permainan ular tangga, dan kuis untuk belajar menebak gambar, dan hati-hati. “Tujuan media ini untuk meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar di masa wabah,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).

Baca:  Emirates jalin kerja sama promosi pariwisata Indonesia

Membuat media pembelajaran untuk anak tunagrahita tidak terlepas dari kesulitan guru dalam menyampaikan materi, terutama di masa pandemi Covid-19. Selain itu, inovasi-inovasi tersebut juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan layanan pendidikan. “Kami sebagai mahasiswa Undiksha dicetak sebagai pendidik dan diajarkan untuk peduli pada masyarakat. Inovasi ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya. Inovasi ini sudah teruji secara terbatas dan hasilnya efektif untuk media pembelajaran. Rencananya uji coba lebih lanjut akan dilakukan lebih lanjut untuk melihat lebih dalam tanggapan siswa.

Lebih lanjut ia mengatakan, persiapan kompetisi bergengsi ini membutuhkan waktu dua minggu. Di bawah bimbingan dosen, Dr. Ketut Agustini, S.Si., M.Si, hal ini dapat dilalui dengan lancar dan membuahkan prestasi yang membanggakan. “Persiapannya terdiri dari pembuatan paper poster untuk pameran, dan pembuatan media pembelajaran. Tentunya sebagai mahasiswa Undiksha saya merasa sangat bangga diberi kesempatan dan pengalaman untuk mengikuti acara yang luar biasa ini. Apalagi dukungan Pembantu Rektor III dan pembimbing selalu ada untuk kami. Hal itu membuat kami antusias dan berusaha memberikan hasil terbaik untuk Undiksha,” ujar Andika.

Baca:  Hotel Dieksekusi, Karyawan Berurai Air Mata, Curhat Begini ke Panitera

Ia juga berharap inovasi yang lahir dapat dikembangkan oleh universitas. Begitu juga oleh pemerintah, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. “Dengan cara ini, karya mahasiswa tidak hanya menjadi output saja, tetapi juga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Wakil Rektor Undiksha Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Humas, Prof. dr. I Wayan Suastra, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Ini suatu kehormatan, karena di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa Undiksha tetap semangat untuk berprestasi,” ujarnya. Lebih lanjut dia mencatat bahwa prestasi tersebut tidak hanya penting untuk meningkatkan daya saing mahasiswa, tetapi juga perguruan tinggi, nasional dan internasional. “Penggabungan universitas tidak lepas dari prestasi mahasiswa. Tentu kami mengapresiasi pencapaian ini,” ujarnya.

Baca:  Optimisme Presiden Jokowi untuk "Re-Open Border" Bali

Undiksha sangat fokus untuk meningkatkan prestasi mahasiswa. Partisipasi dalam kompetisi ini dipilih secara ketat. Hal ini diharapkan akan selalu didukung oleh seluruh civitas akademika. “Pembinaan dan pembinaan terus dimaksimalkan. Itu upaya Undiksha untuk terus meningkatkan prestasinya,” ujarnya.

.

Komentar