Sasar Jamaat dan Karyawan, Targetkan 1.800 Orang Vaksinasi di GKY

by -15 views
Sasar Jamaat dan Karyawan, Targetkan 1.800 Orang Vaksinasi di GKY

MANGUPURA -Vaksinasi yang berlangsung di Gereja Kristus Yesus (GKY), Desa Legian, Kuta, Badung ini menargetkan 1.800 orang selama tiga hari ke depan mulai Senin-Rabu (21-23/6).

Sasaran vaksinasi adalah warga Desa Legian, jemaah, pengusaha, pekerja dan masyarakat umum.

Emanuel Cahyanto, Pendeta Gereja Yesus Kristus (GKY) mengatakan, target vaksinasi setelah berkoordinasi dengan Desa Legian dan Dinas Kesehatan Badung menargetkan 600 orang per hari atau 1.800 warga selama tiga hari.

“Sasarannya banyak para pengusaha dan karyawan bisnis pariwisata di Legian serta masyarakat umum.

Jemaat gereja hanya sekitar 8 persen,” jelas Pendeta Cahyanto, di luar kegiatan vaksinasi yang digelar di GKY, Senin (21/6).

Menurutnya, pelibatan GKY dalam kegiatan vaksinasi tentunya untuk mendukung program pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 sehingga zona hijau dapat segera terwujud dan masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.

Baca:  Disambar Petir karena Menara Telekomunikasi, Dewan Usul Tempat Mengadu

“Tentunya vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dan menjadikan Badung sebagai kawasan hijau,” jelasnya.

Vaksinasi di GKY dipantau Ketua Komisi II DPRD Badung IGN Anom Gumanti didampingi Bupati Kuta Nyoman Rudiarta, Sekretaris Sekretariat Kuta Made Agus Suantara, dan Kepala Desa Legian Made Madia Surya Natha.

Anom Gumanti yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Badung mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Badung sudah mencapai 90 persen dan akan terus dituntaskan.

“Kami mengimbau kepada pimpinan untuk melakukan vaksinasi massal dan meningkatkan protokol kesehatan masyarakat sebagai salah satu syarat penetapan zona hijau,” jelas Anom Gumanti.

Ia mengatakan, dengan tercapainya vaksinasi dan prosedur yang ketat, ia berharap pariwisata di Kuta dan Badung secara keseluruhan dapat dibuka untuk wisatawan domestik dan mancanegara.

Baca:  Terancam Bui 15 Tahun, Pembunuh Dokter Hewan Mendadak Ngaku Menyesal

Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama dan gotong royong dari berbagai pihak untuk melakukan vaksinasi di Kabupaten Kuta.

“Sampai saat ini para gembala dan pengurus GKY memberikan dukungan ruang, energi, dan konsumsi bagi tenaga kesehatan. Ini partisipasi yang sungguh luar biasa,” jelasnya.

Ia juga berpesan agar dengan kedatangan wisatawan domestik, seluruh warga termasuk yang telah divaksinasi, tetap mengikuti prosedur kesehatan yang ketat, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

Apalagi Badung yang bertumpu pada sektor pariwisata harus menerapkan 3M dengan disiplin tinggi untuk memberikan kepercayaan dan rasa damai kepada wisatawan.

“Kami sampaikan aspirasi masyarakat Badung yang menggantungkan perekonomiannya dari sektor pariwisata, agar pemerintah pusat bisa segera membuka pariwisata internasional,” jelasnya.

Baca:  Tabanan terima penghargaan BNPB - ANTARA News Bali

Bupati Kuta Nyoman Rudiarta mengatakan, vaksinasi di Kuta hingga Juni menargetkan 51.000 penduduk atau 92,7 persen di antaranya 17.000 wisatawan.

Ia memperkirakan masih ada sekitar 4.500 orang yang belum divaksinasi. Untuk mempercepat penyelesaian vaksinasi ini, pihaknya meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta, serta dengan GKY Kuta Bali.

“Saat ini Kuta sudah siap jika pariwisata internasional dibuka, seperti yang disampaikan saat berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan desa adat siap membantu mengawal pelaksanaan protokol kesehatan,” pungkasnya.

.

Komentar