Selebgram Cantik yang Ditangkap karena Nyabu di Bali ternyata Jessica

by -5 views
Selebgram Cantik yang Ditangkap karena Nyabu di Bali ternyata Jessica

DENPASAR – Identitas selebriti cantik yang ditangkap BNNP Bali itu terungkap di salah satu vila di Jalan Mertasari, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Jumat (9/7/2021). Aktris tersebut bernama Jessica Adeola Forrester.

Selebgram ini memiliki 146.000 pengikut di akun Instagram miliknya, @jessicaforresterr. Ia ditangkap bersama seorang pria yang merupakan manajer acara sebuah klub malam di Kuta bernama Denny.

Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Sugianyar Putra menjelaskan, penangkapan keduanya berawal dari informasi dari masyarakat atas dugaan penyalahgunaan narkoba atau penyelundupan narkoba di sekitar lokasi penangkapan.

Jessica Adeola Forrester dan Danny di BNNP Bali, Selasa (13/7).
(MARCELL PAMPUR / RADAR BALI)

Selanjutnya pada 9 Juli 2021, petugas mengunjungi salah satu vila di Jalan Mertasari, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Baca:  Vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan kepada 1.269.905 tenaga kesehatan

Saat memasuki vila, petugas menemukan tersangka Denny di salah satu kamar bersama tersangka Jesicca.

“Keduanya diamankan dengan disaksikan saksi dari masyarakat, petugas kami melakukan penggeledahan di dalam vila,” kata Sugianyar, Selasa (23/7/2021).

Ia menambahkan, dalam penggeledahan itu, ditemukan sejumlah narkoba. Barang bukti berupa klip plastik berisi kristal bening yang diduga mengandung sabu dengan total berat bersih 2,95 gram.

Barang bukti lainnya berupa klip plastik berisi tiga butir pil kuning berisi sabu seberat total 1,05 gram netto, dan klip plastik berisi 1,78 gram netto sabu.

Sejauh ini barang bukti keseluruhan narkoba jenis sabu yang dijamin adalah 4,78 gram netto.

Selain itu juga ditemukan alat penyedot sabhu atau bong, delapan pipa kaca sisa bekas pemakaian, korek api gas modifikasi dan dua unit HP, tambah Sugianyar.

Baca:  Wow! Payangan Dirancang Jadi Zona Pariwisata di Gianyar, Ini Alasannya

Mendapat informasi tersebut, kedua tersangka langsung dibawa ke kantor BNNP Bali di Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan keduanya dijerat pasal 112 ayat (1), sama dengan pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang diancam dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. tahun.

.

Komentar