Jokowi Izinkan Makan di Tempat, Mendagri dan Gubernur Bali Melarang

by -4 views
Jokowi Izinkan Makan di Tempat, Mendagri dan Gubernur Bali Melarang

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster tampaknya lebih memilih untuk menentang kebijakan Presiden Joko Widodo. Hal tersebut tertuang dalam SE No. 11 Tahun 2021 tentang PPKM Tingkat 3 yang terjadi di daerah.

Salah satunya tampaknya berkaitan dengan regulasi bagi pedagang makanan. Dalam aturan terbarunya, Koster tidak mengizinkan warga untuk makan di tempat, atau hanya menerima pesan antar/bawa pulang.

Sedangkan batas waktunya tetap sama yaitu pukul 21.00. Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengizinkan warga untuk makan di tempat asalkan diberikan waktu maksimal 30 menit.

“Warung makan, jajanan kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki ruang terbuka usaha diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat hingga pukul 21.00 dan waktu makan maksimal setiap pengunjung adalah 30 menit,” kata Jokowi dalam keterangannya, Selasa (21/01/2020). 21). 7/2021) yang juga disiarkan melalui Youtube Sekretariat Presiden.

Baca:  BI: Cabai rawit dan tarif angkutan udara turut sumbang inflasi di Bali

Namun Gubernur Koster rupanya tidak memilih mengambil kebijakan ini. Ia memilih memperketat aturan di Bali dengan tidak mengizinkan pengunjung makan di restoran.

Adapun kebijakan lainnya, Koster masih sama dan sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo. Begitu juga dengan pengaturan untuk usaha non-esensial yang sebelumnya dilarang beroperasi, kini diperbolehkan dengan kapasitas dan waktu tertentu serta protokol kesehatan yang diperketat.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata kebijakan Koster adalah melarang makan di tempat mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid019 di Jawa dan Bali. Dalam Kediktatoran Ketiga Huruf d disebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, warung jajanan kaki lima, warung jajanan) baik di lokasi terpisah maupun yang berada di pusat/pusat perbelanjaan hanya menerima penjemputan. dan tidak menerima makan.

Baca:  Rutan Gianyar Dirazia, Ditemukan Uang, Silet hingga Kartu Domino

Karena itu, Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021 dan SE Gubernur Bali Nomor 11 Tahun 2021 berbeda dengan pernyataan lisan Presiden Jokowi, Selasa (20/7).

.

Komentar