Satgas Bali: Kasus COVID-19 catat rekor tertinggi

by -3 views
Satgas Bali: Kasus COVID-19 catat rekor tertinggi

Denpasar (ANTARA) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat tambahan kasus harian COVID-19 di provinsi setempat pada Kamis (22/7) sebanyak 1.250 orang, yang sekaligus merupakan rekor tambahan kasus harian tertinggi di daerah itu.

“Dari tambahan kasus baru sebanyak 1.250 orang, tambahan kasus tertinggi terjadi di Kota Denpasar sebanyak 579 orang, disusul Kabupaten Badung (178 orang) dan Kabupaten Buleleng (165 orang),” kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Kamis.

Kemudian di Kabupaten Tabanan (103 orang), Kabupaten Gianyar (78 orang), Kabupaten Jembrana (41 orang), Klungkung (40 orang), Bangli (34 orang), Karangasem (28 orang), dan empat orang dengan domisili dari luar Bali.

Dengan tambahan kasus baru sebanyak 1.250 orang, secara kumulatif jumlah kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi di Provinsi Bali menjadi 65.257 orang.

Baca:  Perkara Lima Tersangka Korupsi Bedah Rumah di Kubu Segera Dilimpahkan

Baca juga: Di Bali, Gubernur beri sejumlah kelonggaran di masa perpanjangan PPKM

Pada Kamis (22/7) ini, di Bali juga dilaporkan 652 orang yang telah sembuh dari COVID-19, sehingga jumlah kumulatif pasien yang sudah sembuh sebanyak 54.759 orang (83,91 persen).

Selain itu, hari ini juga tercatat 33 orang pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia. Jumlah pasien yang meninggal dunia COVID-19 pada Kamis (22/7) ini juga tercatat sebagai rekor tambahan kasus meninggal dunia harian tertinggi.

Dengan demikian jumlah kumulatif pasien yang meninggal karena COVID-19 menjadi 1.873 orang (2,87 persen).

“Sementara itu, untuk pasien yang dalam perawatan atau jumlah kasus aktif hingga saat ini sebanyak 8.625 orang atau 13,22 persen dari total kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi,” ucap Dewa Indra yang juga Sekda Pemerintah Provinsi Bali itu.

Baca:  Covid-19 di Bali Stagnan, Perketat Mudik Lebaran Cegah Kenaikan Kasus

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya mengatakan lonjakan kasus baru COVID-19 di daerah setempat turut dipicu karena sudah masuknya virus COVID-19 varian delta, yang tampaknya sudah merata di berbagai kabupaten/kota di Bali.

Dalam beberapa hari terakhir, tambahan kasus harian COVID-19 di Provinsi Bali telah menyentuh angka di atas 1.000, seperti pada Sabtu (17/7) sebanyak 1.019 orang, kemudian pada Rabu (21/7) 1.111 orang.

Baca juga: Dinkes: COVID-19 varian Delta sudah ditemukan di Bali

Berdasarkan data ketersian tempat tidur di rumah sakit (BOR) ruang isolasi yang dimuat di laman https://infocorona.baliprov.go.id/, mayoritas kabupaten di Bali tingkat keterisiannya sudah di atas 75 persen, bahkan ada yang mendekati 100 persen.

Baca:  Seruduk Pohon Depan Rumah No 156 Pemogan, Pria Paro Baya Tewas di TKP

Di Kabupaten Buleleng BOR isolasi sudah 99,45 persen, Kabupaten Gianyar (92,5 persen), Kabupaten Karangasem (86,92 persen), Kabupaten Tabanan (81,68 persen) dan Kota Denpasar (80,67 persen).

Selanjutnya di Kabupaten Badung (75,38 persen), di Kabupaten Klungkung (75,17 persen), Kabupaten Jembrana (63,44 persen), dan Kabupaten Bangli (40,3 persen). Khusus di Kabupaten Buleleng, BOR ICU juga telah 100 persen.

Pihaknya meminta masyarakat Bali untuk selalu disiplin melaksanakan 6M, yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan menaati aturan.

Komentar