PLN Ungkap Tunggakan Listrik di Bali Timur Capai Rp1,2 Miliar

by -51 views
PLN Ungkap Tunggakan Listrik di Bali Timur Capai Rp1,2 Miliar

GIANYAR – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak pelanggan listrik mengalami tunggakan pembayaran. Di Bali Timur, seperti Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Gianyar, tunggakan pelanggan listrik mencapai lebih dari Rp1,2 miliar.

Manajer PT PLN UP3 Bali Timur, Edi Cahyono didampingi Manajer Pemasaran dan Layanan Pelanggan Ida Bagus Surya Respati, Manajer Divisi Perencanaan Anggoro Fajar Gandajati dan Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Gianyar, Billy Ramadhana mengatakan, tunggakan tersebut tercatat hingga 22 Februari 2021. Secara bertahap, PLN akan menangani tunggakan pelanggan tersebut melalui petugas reguler untuk diperiksa.

Secara bertahap, pelanggan akan diingatkan untuk mematuhi pembayaran maksimal 20 per bulan untuk pelanggan pascabayar. “Kami mendorong masyarakat untuk membayar tepat waktu. Karena energi habis, pelanggan harus melunasinya tepat waktu,” pintaya, Kamis (25/2).

Baca:  Abrasi Kian Parah, Ini Titik Abrasi yang Perlu Diwaspadai di Buleleng

PLN menegaskan, pembayaran listrik maksimal maksimal 20. Kemudian setelah tanggal tersebut akan diputus atau ditutup sementara hingga rekening lunas.

Jika pelanggan ingin menyalakan listrik, diharapkan langsung membayar. “Begitu bayar, langsung tinggal. Tapi kalau terlambat sampai 3 bulan, Anda akan diberhentikan sebagai nasabah,” ucapnya.

Dalam situasi Covid-19 ini, PLN telah memberikan bantuan kepada pelanggan. PLN memiliki beberapa program stimulus. Diantaranya, gratis listrik 450 VA hingga Maret 2021. Bahkan ada diskon 50 persen untuk listrik 900 VA. Termasuk ada sejumlah program lainnya.

Sementara itu, Surya Respati menambahkan, PLN saat ini sedang membuka aplikasi PLN Mobile yang bisa diakses melalui Play Store. Melalui aplikasi ini, segala keluhan, informasi dan sejenisnya yang terkait dengan pelayanan kelistrikan saat ini dapat dengan mudah dipantau.

Baca:  Kurs Rupiah Jumat pagi menguat 65 poin

Melalui aplikasi PLN Mobile. Semua masalah bisa diselesaikan dengan satu tangan. Lihat histori akun pembelian pulsa. Nomor token yang salah bisa dipantau, tambahnya.

Dijelaskan pula, melalui aplikasi ini pelanggan juga dapat melaporkan masalah kelistrikan. “Kamu bisa melaporkan gangguan apa pun. Menelepon Senter Panggilan biasanya terlalu sibuk. Di aplikasi ini, kamu bisa langsung melapor, langsung bisa memantau., Dan statusnya sudah aktif. Informasinya cepat,” tambahnya.

Jika ada rencana pemadaman listrik, maka pengguna aplikasi akan mendapat notifikasi. Perkiraan waktu yang dibutuhkan juga akan disajikan.

“Saat dinyalakan juga akan diberitahukan. Lewat aplikasi, pelanggan juga bisa menambah kekuatan,” jelasnya.

Dilihat dari kabupatennya, jumlah tunggakan listrik di Gianyar mencapai 2.398 pelanggan dengan total Rp 745.840.884. Kemudian di Kabupaten Bangli, Klungkung dan Karangasem. Di Bangli, tunggakan mencapai 297 nasabah dengan nilai Rp 42.640.615. Selanjutnya di Klungkung, tunggakan mencapai 232 nasabah dengan nilai Rp 67.822.044. Sedangkan di Karangasem, tunggakan mencapai 2.059 nasabah dengan nilai total Rp 353.132.613.

Baca:  KPK periksa Cita Citata - ANTARA News Bali

.

Komentar