15 Tahun Jadi Tenaga Kontrak,Semringah Terima Gaji Rapel Usai Dapat SK

by -47 views
15 Tahun Jadi Tenaga Kontrak,Semringah Terima Gaji Rapel Usai Dapat SK

TABANAN – Dua tahun menunggu SK diangkat menjadi Pegawai Negeri, Perjanjian Kerja (PPPK) akhirnya lunas.

Sebanyak 100 guru dan tenaga pertanian lanjutan yang telah lama menjadi honorer dan pekerja kontrak di Tabanan telah menerima keputusan PPPK.

Ratusan tenaga honorer menerima Keputusan PPPK berdasarkan Keputusan Bupati Tabanan. 823.9 / 429 / SP-PPPK / 2020. Pengajuan Putusan PPPK langsung diberikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya kemarin.

Penyuluh pertanian yang bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pertanian Tabanan I Dewa Made Suardana mengaku sudah lama menunggu keputusan pengangkatan PPPK.

Ia mendaftar sebagai PPPK sejak 2019. “Yang jelas saya senang disebut sebagai PPPK. Harapan kami, PPPK juga mendapat perhatian pemerintah,” kata pria berusia 57 tahun itu.

Baca:  Kejar Zona Hijau, Vaksinasi Covid di Gilimanuk Hingga Malam Hari

Suardana juga mengaku sudah 12 tahun menjadi buruh penyambung pertanian dengan status buruh kontrak terpusat.

Beberapa kali dia ingin mendaftar sebagai CPNS, tapi sayangnya dia bentrok karena usia. Hingga ia tidak pernah mengikuti tes CPNS. Kebetulan ada PPPK, dia juga mendaftar dan diterima.

Meski kini sudah berhasil menjadi pejabat pemerintah dengan perjanjian kerja, Suardana mengatakan ada selisih gaji yang sebelumnya hanya perpanjangan kontrak tani pusat.

“Dulu saya dapat gaji lebih dari Rp 2,4 juta. Sekarang naik jadi Rp 2,9 juta ya ada kenaikan meski kecil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan (BKPSDM) Tabanan I Made Sugatra mengatakan,

Baca:  Tak Lihat Perbedaan, Saling Membantu Saat Umat Lain Gelar Hari Raya

Dari 100 orang, 84 guru dan 16 tenaga penyuluh pertanian yang mendapat keputusan pengangkatan PPPK pada 2021, semuanya tidak mengundurkan diri.

“Tidak ada yang mengundurkan diri, bahkan sudah tidak sabar menjadi PPPK,” kata Sugatra.

Begitu ratusan PPPK menerima hasil pengangkatannya, otomatis mereka akan menerima gaji. Menurut aturan, total gaji disesuaikan dengan masa kerja dan pendidikan.

“Karena keputusan pengangkatannya dikeluarkan pada 1 Januari, mereka (PPPK merah) mendapat gaji mulai Januari hingga Februari. Gaji berkisar Rp 2,3 juta untuk lulusan sekolah menengah hingga 2,9 juta untuk mahasiswa sarjana,” jelasnya.

Dari anggaran gaji PPPK, Sugatra menjelaskan, sudah disediakan pemerintah. Mekanisme pembagian gaji langsung dari OPD ke setiap PPPK tempat mereka bekerja.

Baca:  Arab Saudi wajibkan Vaksin COVID-19 untuk Haji 2021

“Kalau dokumennya sudah siap, gaji pasti diterima. Gaji PPPK akan ditetapkan,” ujarnya. Apakah setelah menerima keputusan PPPK akan ada alokasi, Sugatra mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk operasional dan teknis dari BKN.

“Baik itu pelatihan atau pembekalan. Yang pasti kami masih menunggu,” ucapnya.

.

Komentar