1.500 Jiwa Masuk Daftar Antre Vaksin Tahap II, Ini Kata Bupati Suwirta

by -42 views
1.500 Jiwa Masuk Daftar Antre Vaksin Tahap II, Ini Kata Bupati Suwirta

SEMARAPURA – Vaksinasi Covid-19 gelombang kedua di Kabupaten Klungkung sudah dimulai sejak Senin (1/3) lalu.

Tak hanya tenaga kesehatan, instansi terkait pelayanan publik termasuk yang rentan terkena virus corona akibat mobilitas tinggi seperti awak media juga ditargetkan mendapat vaksinasi pada gelombang kedua ini.

Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni yang ditemui di Puskesmas Klungkung I, Desa Gelgel menjelaskan, ada persentase tetap dalam kegiatan vaksinasi Covid-19.

Di Kabupaten Klungkung, seperti BPBD Klungkung, ditargetkan semua personel mendapat vaksin, mengingat mereka ditugaskan ke tim pemakaman.

Demikian pula, semua awak media ditargetkan untuk divaksinasi karena mobilitasnya yang tinggi. “Demikian pula kepada staf Humas, kami memberikan 100 persen vaksinasi karena mereka sering membantu

Baca:  Ratusan Calon Pesiar Asal Bali Diduga Tertipu, Ini Respon Kadisnaker

Bupati dan juga sering ke sawah. Sedangkan untuk anggota TNI yang belum divaksinasi di Denpasar kami sediakan vaksinnya disini. Untuk Polri sebanyak 65 persen, jelasnya.

Saat ini, tersedia 2.300 dosis vaksin Covid-19. Sedangkan target vaksinasi Covid-19 kelompok kedua yang masuk daftar mencapai 1.500 hingga kemarin.

Mengenai penambahan jumlah vaksin, dia mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengingat supir angkutan pelajar gratis juga ditargetkan mendapatkan vaksin Covid-19.

“Untuk supir angkut mahasiswa gratis, data belum masuk,” ucapnya. Soal kekurangan vaksin, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta

berharap tambahan vaksin Covid-19 tiba di Klungkung sebelum vaksinasi tahap kedua di gelombang kedua dilaksanakan.

“Dengan target jumlah 1.500 orang pada gelombang kedua ini, minimal jumlah vaksin yang tersedia adalah 3 ribu dosis. Mengingat setiap orang mendapat dua vaksinasi Covid-19,” terangnya.

Baca:  Disdik Badung Kaji Belajar Tatap Muka di Petang, Ini yang Disiapkan

Selain itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir akan divaksinasi Covid-19.

“Semoga semuanya, mari ikuti proses vaksinasi ini sebaik mungkin. Untuk gelombang selanjutnya, para lansia yang berisiko tinggi tertular Covid-19 juga menjadi perhatian serius kita,” ujarnya.

.

Komentar