Belasan Tiang Listrik di Alas Purwo Ambruk

by -25 views
Belasan Tiang Listrik di Alas Purwo Ambruk

RadarBanyuwangi.id – Angin kencang disertai hujan lebat di wilayah selatan Banyuwangi pada Rabu (7/4) sekitar pukul 01.00, menyebabkan 18 tiang listrik di pinggir jalan raya Taman Nasional Alas Purwo (TN), Desa Kalipahit, Kabupaten Tegaldlimo roboh.

Puluhan tiang listrik ambruk di jalan utama menuju Desa Kalipahit menuju Pantai Trianggulasri, Pancur, dan Pantai Plengkung di tengah Taman Nasional Alas Purwo. “Ada 18 tiang listrik yang roboh,” jelas Kepala Balai Taman Nasional Alas Purwo Kawasan I Taman Nasional Tegaldlimo, Probo Wresni Aji.

Menurut Probo, puluhan tiang listrik PLN roboh akibat kabel listrik di kawasan Resort Rowobendo tertimpa pohon jati besar yang roboh. “Pohon jati yang tumbang dengan diameter sekitar 70 sentimeter, pohonnya tumbang dan terbentur kabel hingga 18 tiang listrik langsung roboh,” ujarnya.

Baca:  Komunitas Sepeda Onthel Kertosari

JUMLAH KEMATIAN: Kabel listrik putus dan jatuh ke jalan sepanjang satu kilometer akibat tiang listrik yang roboh di Resort Rowobendo, Alas Purwo, Desa Kalipahit, Kabupaten Tegaldlimo, kemarin (7/4).
(HERBAYU KRIDA / JPRG)

Dengan runtuhnya 18 tiang listrik, jaringan listrik benar-benar mati. Daerah yang terkena pemadaman listrik adalah Pantai Trianggulasri, Sadengan, Pantai Pancur, dan Pantai Plengkung. “Seluruh lokasi wisata di Alas Purwo mengalami pemadaman listrik,” ujarnya.

Manajer Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) PLN Muncar, Kari Sembodo mengakui, 18 tiang listrik dan lima trafo di Taman Nasional Alas Purwo rusak akibat tumbang pohon jati. Saat ini 50 petugas PLN sedang melakukan perbaikan. Listrik di lokasi mati pada Rabu (7/4) sekitar pukul 01.00, katanya.

Baca:  Emak-Emak Tewas Menabrak Panther

Menurut Sembodo, sekitar pukul 01.00 di kawasan Taman Nasional Alas Purwo terjadi angin kencang disertai hujan deras. Dan hal itu menyebabkan pohon jati yang berada di pinggir jalan tersebut roboh dan menghantam kabel listrik. “Karena pohon jati begitu lebat, 18 tiang listrik juga roboh dan melintas di jalan raya,” terangnya.

Karena ada 18 tiang listrik yang mati, jelasnya, jaringan listrik di kawasan Taman Nasional Alas Purwo mati total. Semua tiang listrik yang roboh retak dan putus serta tidak dapat digunakan lagi. “Semua tiang harus diganti dengan yang baru, kerugian akibat kejadian ini sekitar Rp 700 juta,” jelasnya.

Sembodo mengatakan, pihaknya akan mempercepat perbaikan jaringan listrik di Taman Nasional Alas Purwo. Pasalnya, kawasan Taman Nasional Alas Purwo menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi wisatawan. Selain itu, di Taman Nasional Alas Purwo juga terdapat resort dan kantor milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Petugas sekarang sedang memasang tiang dan memperbaiki jaringan,” ujarnya.

Baca:  PN Banyuwangi Peduli Masyarakat

Beruntung tidak ada korban jiwa saat puluhan tiang listrik roboh. Namun tiang listrik yang roboh tersebut menyebabkan kemacetan di jalur utama menuju kawasan Taman Nasional Alas Purwo. “Ini baru pertama kali terjadi, termasuk dalam kategori rusak berat dan kerugiannya juga cukup besar,” ujarnya.

Untuk perbaikan jaringan listrik, jelasnya, diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua hari. Lama perbaikan, karena harus menunggu tiang pengganti. “Semua tiang listrik harus diganti,” pungkasnya.(kri / abi)

.

Komentar