Terjebak Macet, Mobil Wisatawan Ditinggal di Tengah Hutan

by -20 views
Terjebak Macet, Mobil Wisatawan Ditinggal di Tengah Hutan

RadarBanyuwangi.id – Pasalnya, 18 unit tiang listrik di jalan raya menuju Balai Taman Nasional Alas Purwo di Desa Kalipahit, Kabupaten Tegaldlimo roboh dan menutup jalan tersebut, membuat jalan utama menuju lokasi wisata Pantai Trianggulasri, Sadengan, Pancur, dan Plengkung lumpuh total, kemarin. 7/4).

Tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo yang terjebak di tengah hutan. Mereka tidak bisa keluar karena jalan terhalang puluhan tiang listrik yang melintas. Beberapa tur, beberapa meninggalkan mobil mereka di tengah hutan. “Jalannya tidak bisa dilalui, ada tiang listrik yang menghalangi,” kata Beng Siswanto, 55, pengunjung Taman Nasional Alas Purwo dari Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca:  Berdalih Objek Vital, ASPD Naikkan Tarif Parkir Pelabuhan

Siswanto mengaku, dirinya dan keluarganya tinggal di kawasan wisata Pantai Plengkung di tengah Taman Nasional Alas Purwo selama dua hari. Dia akan pulang tengah malam, tetapi jalan tidak bisa dilalui karena tiang listrik roboh. “Saya menunda kepulangan saya, menunggu di Resor Pancur selama delapan jam,” katanya.

CROSS: Tiang listrik roboh dan menutup jalan satu kilometer di Resort Rowobendo, Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipahit, Kabupaten Tegaldlimo, kemarin (7/4).
(HERBAYU KRIDA / JPRG)

Setelah puluhan tiang listrik dilepas, Siswanto dan rombongan melanjutkan perjalanan dan pulang. Meski bisa dilalui, jalannya macet karena masih ada perbaikan tiang listrik, jelasnya.

Di lokasi, terdapat mobil Toyota Kijang Innova hitam bernomor polisi DK 1638 DO milik pengunjung Taman Nasional Alas Purwo. Diduga, pemilik mobil tersebut sengaja pergi karena terjebak puluhan tiang listrik yang roboh. “Sebelumnya ada mobil pengunjung yang tertinggal, mungkin akan pulang pagi ini,” jelasnya.

Baca:  Kebut Pembahasan KUA PPAS, Disahkan Pekan Depan

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Alas Purwo Wilayah I Tegaldlimo, Probo Wresni Aji mengatakan, saat tiang listrik ambruk, pengelola Taman Nasional Alas Purwo akan menutup sejenak wisata wisata. Ini karena jalur utama lumpuh total. Rencana kami ditutup karena dikhawatirkan mengganggu proses perbaikan jaringan listrik, ujarnya.

Namun setelah berkoordinasi dengan pejabat PLN, jelasnya, lokasi wisata yang berada di tengah Taman Nasional Alas Purwo ini tetap terbuka dan bisa dikunjungi wisatawan seperti biasa. PLN mengatakan tidak masalah jika ada pengunjung yang masuk. “Karena ada pembenahan, kami minta pengunjung berhati-hati,” ucapnya.

Hingga tulisan ini dibuat kemarin siang, jaringan listrik masih belum berfungsi. Petugas PLN masih sibuk memperbaiki puluhan tiang listrik yang roboh. “Jaringan listrik mati sementara,” ujarnya(kri / abi)

Baca:  Periksa Makanan dan Minuman di Pasar Takjil

.

Komentar