Dinkes Periksa Jajanan Pasar Takjil Empat Kali Sebulan

by -36 views
Dinkes Periksa Jajanan Pasar Takjil Empat Kali Sebulan

RadarBanyuwangi.INDO – Munculnya pasar takjil di bulan Ramadhan tahun ini semakin marak. Tak hanya di Kabupaten Banyuwangi, pasar takjil sudah terbentuk hampir di setiap kecamatan di Bumi Blambangan.

Dinkes Banyuwangi bekerja sama dengan Satgas Covid-19 di tiap kecamatan untuk memantau setiap pasar takjil. Apalagi untuk memastikan makanan yang dijual pedagang sehat dan aman dikonsumsi. “Kami akan mengambil sampel dari pedagang yang menjual. Hari pertama di Kecamatan Banyuwangi, sampel makanan sudah kami periksa secara acak dan langsung dicek isinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Dr. Widji Lestariono.

Pria yang diidentifikasi sebagai Rio itu menambahkan, pemeriksaan terhadap sampel dilakukan untuk mengetahui apakah makanan tersebut mengandung zat berbahaya atau tidak. Diantaranya adalah makanan yang mengandung Rhodamin B, yang merupakan pewarna sintetis merah yang digunakan untuk industri kertas dan tekstil. Kemudian metanil kuning atau metanil kuning, bahan kimia kuning yang juga digunakan untuk tekstil. Kemudian boraks dan formalin yang banyak ditemukan pada produk rumah tangga seperti deterjen, plastik, dan furnitur kayu. “Kami mengambil sampel, terutama yang berwarna cerah,” kata Rio.

Baca:  Anggaran Covid-19 Menjadi Rp 95 Miliar

Untuk pasar takjil di kecamatan itu, kata Rio, tugas pengawasan akan diserahkan kepada petugas puskesmas. Setidaknya dalam sebulan ini akan dilakukan hingga empat inspeksi dan pengambilan sampel. Berharap untuk mencegah pedagang jahat menggunakan zat berbahaya untuk dikonsumsi.

Selain mengecek kualitas makanan yang diperdagangkan, pria yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi ini mengatakan akan memantau penjualan pedagang di pasar takjil. Jika kemudian ada orang yang dianggap berbahaya, bukan tidak mungkin Satgas Covid-19 kabupaten akan membubarkan pasar takjil. “Saat ini kita berada di zona kuning. Tapi jangan sampai mengecewakan, tetap harus waspada,” ucapnya. (fre / afi / c1)

.

Komentar