Satpolair Pantau Pemudik lewat Jalur Laut

by -32 views
Satpolair Pantau Pemudik lewat Jalur Laut

RadarBanyuwangi.id Satuan Polisi Air (Satpolair) Banyuwangi menanggapi larangan pemerintah untuk kembali dari 6 Mei hingga 17 Mei. Mulai kemarin (19/4) anggota Polair meningkatkan patroli lautnya.

Menggunakan perahu karet, sejumlah anggota Polair memeriksa muatan kapal nelayan di Pelabuhan Bimorejo, Kabupaten Wongsorejo tadi malam (19/1).

Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kepala Satpolair Kompol Jeni Al Jauza. Staf Polair memeriksa kargo kapal nelayan untuk memastikan mereka tidak membawa turis dari Bali.

Patroli yang telah berlangsung sejak pukul 09.00 itu telah menggeledah tujuh pelabuhan umum. Mulai dari Pelabuhan Bimorejo, Pantai Boom, Blimbingsari, Muncar, Grajagan, Pancer, hingga Pelabuhan Rajekwesi, Pesanggaran.

Komisioner Jeni Al Jauza mengatakan, pemantauan dilakukan dengan menyapu perahu nelayan ke tengah laut. Menggunakan perahu karet, anggota Polair menarik sejumlah kapal yang diparkir di tengah laut. “Setiap kapal nelayan yang kami temui, kami langsung mengecek muatannya,” ujarnya.

Baca:  4. 575 Perahu Nelayan Belum Tersertifikasi

Inspeksi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kargo atau kendaraan ilegal para wisatawan. Sasaran lainnya adalah hasil tangkapan nelayan. “Kami akan lihat muatannya, untuk mengantisipasi pencurian ikan,” kata Jeni.

Untuk kapal penangkap ikan yang ditemukan melanggar, kata Jeni, akan diadili sesuai dengan pelanggarannya. Jika hanya mengangkut wisatawan, mereka akan diminta memutar balik. “Kami memberikan sosialisasi kepada nelayan dan juga berperan aktif sebagai pelopor keselamatan di laut,” jelasnya.

Jeni meminta nelayan untuk menjaga keselamatan saat berada di laut, terutama saat cuaca ekstrim melanda perairan. “Kami berharap para nelayan bisa membantu pekerjaan Irjen Pol untuk menjaga keamanan dan kondusif di daerahnya masing-masing,” ujarnya. (rio / aif/ c1)

Baca:  497 Napi Diajukan Dapat Remisi Lebaran

.

Komentar