Alhamdulillah, Insentif Guru PAUD Akhirnya Cair

by -23 views
Alhamdulillah, Insentif Guru PAUD Akhirnya Cair

RadarBanyuwangi.INDO – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menyalurkan insentif bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Tadika (TK). Insentif ini diterima 1.150 orang di seluruh Banyuwangi.

Penyerahan dilakukan Bupati Ipuk Fiestiandani secara simbolis kepada Wakil Guru di Desa Temurejo, Kabupaten Bangorejo, Kamis (30/4). Proses serah terima dilakukan selama kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).

Ipuk mengatakan, pemerintah kabupaten terus memberikan insentif ASN kepada guru non-taman kanak-kanak dan guru taman kanak-kanak setiap tahun. Insentif diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan generasi mendatang. “Terima kasih kepada para guru yang telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam mendidik anak-anak kita tanpa lelah untuk memberikan bekal terbaik bagi mereka,” ucapnya.

Baca:  12 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bagi Ipuk, dedikasi para guru PAUD dan TK luar biasa. Ipuk berharap insentif ini bisa bermanfaat. Besarnya insentif yang diberikan dalam setahun adalah Rp 6,9 miliar. “Kami mohon maaf dan akan terus ditingkatkan sesuai dengan kemampuan fiskal kabupaten ke depan. Insentif ini tentunya tidak bisa dibandingkan dengan pengabdian yang diberikan oleh para guru PAUD dan TK selama ini. Semoga pengabdian para guru dihargai dengan nilai sembahyang dan jadilah berkah, bisa melahirkan anak-anak sukses di masa depan, ”tandasnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Suratno mengatakan, jumlah insentif yang disalurkan kepada 1.150 guru PAUD dan Taman Kanak-kanak dalam setahun mencapai Rp 6,9 miliar. “Insentif yang diberikan Rp 500 ribu per bulan, saat ini diberikan langsung selama tiga bulan yaitu Januari, Februari, dan Maret. Sehingga masing-masing orang mendapat total Rp 1,5 juta dengan total nilai yang disalurkan Rp 1,72 miliar,” ujarnya. menjelaskan.

Baca:  Penyusunan APBDes Dibatasi Seminggu

Dia mengatakan, pemberian insentif tersebut merupakan periode pertama tahun ini. Sedangkan produksi jangka kedua akan selesai dan diserahkan pada bulan Juni.

Suratno melanjutkan, untuk insentif kali ini, guru PAUD-TK mendapat 1.150 orang. Penerima telah memenuhi persyaratan dalam UU 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Artinya, kriteria guru penerima insentif bukan ASN dan harus S-1. Kemudian mereka tidak mendapatkan sertifikat tunjangan pendidikan profesi (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai sebagai bagian dari data pendidikan dasar (dapodik).

“Memang masih ada guru PAUD yang belum menerimanya karena keadaan. Namun ke depan masih ada peluang untuk didata. Kami terus mendorong para guru untuk memenuhi persyaratan administrasi yang diatur dalam regulasi,” kata Suratno . (sgt / aif/ c1)

Baca:  SMAN 1 Situbondo Tetap Berprestasi di Masa Pandemi

.

Komentar