Jadi Pilot Project Pengembangan Sapi Belgian Blue dan Wagyu

by -28 views
Jadi Pilot Project Pengembangan Sapi Belgian Blue dan Wagyu

RadarBanyuwangi.INDO – Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memilih Banyuwangi sebagai pilot project pengembangan bibit baru yaitu Belgian Blue (BB) dan Wagyu. Keduanya merupakan jenis sapi berkualitas tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dr. Dr. Iswahyudi, saat melakukan penyuntikan semen (benih) sapi dan wagyu biru Belgia pertama di peternakan sapi Desa Temurejo, Kabupaten Bangorejo, Kamis (29/4). Selain Iswahyudi, Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi oleh Ketua Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Arief Setyawan.

Iswahyudi mengatakan, aplikasi injeksi benih sapi kualitas tinggi pertama kali dilakukan di Banyuwangi. “Jika ini berhasil, kami juga akan mengembangkannya ke daerah lain di Jatim,” ujarnya.

Baca:  ASDP Terapkan GeNose Awal Mei, Sehari Layani 6.000 Penumpang Kapal

Menurut Iswahyudi, Banyuwangi sangat cocok dijadikan sebagai pilot project pengembangan bibit ternak ini. Pasalnya, Banyuwangi memiliki SDM veteriner yang memadai, mulai dari dokter hewan hingga petugas kawin suntik, sehingga sangat mendukung terlaksananya program ini. Selain itu potensi peternakan di Banyuwangi juga cukup bagus. Untuk itulah kami bertekad melaksanakan program ini di Banyuwangi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan pengembangan sapi potong di Banyuwangi merupakan bagian terpenting dari pembangunan di Jawa Timur, ”ujarnya.

Belgian blue merupakan salah satu jenis daging sapi yang embrionya didatangkan dari Belgia. Keunggulannya, sapi jenis ini memiliki otot ganda, sehingga produksi dagingnya lebih banyak bisa mencapai 1,5 ton per ekor. “Hal ini akan menambah pendapatan peternak sapi di Banyuwangi. Peternak juga akan lebih ringan karena memelihara 1 ekor belgian blue head, hasilnya sama dengan beternak 2 ekor sapi biasa,” jelas Iswahyudi.

Baca:  Peringati Kartini, KKI Sebut Peran Vital Perempuan

Daging sapi wagyu, lanjut Iswahyudi, merupakan daging sapi dengan kualitas daging yang tinggi. Daging wagyu biasanya disediakan untuk menu steak berkualitas tinggi di restoran. “Kami berusaha menghadirkan wagyu di Banyuwangi karena pariwisata di sini cukup berkembang. Kami berharap dengan program ini, permintaan steak premium di Banyuwangi bisa dipenuhi oleh petani lokal,” kata Iswahyudi.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengaku siap mendukung program tersebut. Menurutnya, pengembangan sapi biru dan wagyu Belgia di Banyuwangi akan semakin meningkatkan populasi sapi di Banyuwangi. “Oleh karena itu, Banyuwangi akan semakin berperan dalam mendukung ketahanan pangan Jawa Timur untuk daging sapi. Selama ini Banyuwangi juga rutin mengirim sapi ke luar daerah,” ucapnya.

Baca:  Langsung Dilepasliarkan di Pantai Bangsring

Ipuk mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang telah memilih Banyuwangi untuk pelaksanaan program tersebut. “Semoga program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Banyuwangi,” imbuhnya.

Perlu dicatat, Banyuwangi telah lama dikenal sebagai sentra penghasil jenis ternak unggulan, semen dan limosin. Dari total 140 ribu ekor sapi di Banyuwangi, 80 persen merupakan sapi. (sgt/ afi / c1)

.

Komentar