Santri Asal Banyuwangi Dijemput Orang Tua

by -21 views
Santri Asal Banyuwangi Dijemput Orang Tua

RadarBanyuwangi.id – Gelombang santri yang kembali dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kabupaten Tegalsari terus berlanjut. Kemarin (30/4), giliran siswa dari Banyuwangi yang pulang dan dijemput oleh orang tuanya.

Tak mau kalah dengan pemulangan santri dari luar Banyuwangi, kemarin sore rombongan orang tua juga berkumpul di kawasan pesantren. Puluhan kendaraan pribadi memenuhi lapangan di depan gedung induk. Para wali murid, terkonsentrasi di dua tempat, menjemput murid laki-laki di pintu gerbang gedung induk dan murid perempuan di pintu masuk gedung pendidikan. “Mahasiswa asal Banyuwangi pasti diundang orang tuanya,” jelas M. Arif, salah satu panitia pulang.

Langkah ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kedisiplinan santri dari pesantren ke rumahnya masing-masing. Semua demi kedisiplinan, mahasiswa tidak bisa pulang tanpa diundang, jelasnya.

Baca:  Dusun Yudomulyo Lockdown, Sekolah Wajib Daring

Wali siswa yang akan menjemput anaknya harus dibuktikan dengan menyerahkan fotocopy identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK). “Kami mengumpulkan data KTP dan KK. Kami mencocokkan dan mencatatnya,” jelasnya.

Untuk mengepung keramaian, panitia menetapkan tiga jadwal rekrutmen. Di zona 1, pengiriman kembali pukul 07.00-09.00 untuk pelajar dari kecamatan Kalibaru, Glenmore, Genteng, Gambiran, Tegaslari, Bangorejo, Siliragung, Pesangaran, Purwoharjo, Sempu, Cluring, dan Srono. Sedangkan zona II mulai pukul 09.00-11.00, untuk pelajar dari Kecamatan Muncar, Blimbingsari, Rogojampi, Kabat, Banyuwangi, Giri, Glagah, Licin, Kalipuro, Wongsorejo, Singojuruh, dan Songgon. “Ada zona III, ini untuk siswa yang pulang ke saudara kandungnya,” terangnya.(sli / abi)

Baca:  Pedagang Pasar Jambewangi Tak Kunjung Tertib

.

Komentar