PPDB Jalur Prestasi Kurang Peminat

by -23 views
PPDB Jalur Prestasi Kurang Peminat

RadarBanyuwangi.id – Pendaftaran ulang jalur prestasi Penerimaan Siswa Baru (PPDB) tingkat sekolah menengah pertama, kemarin (9/6). Sejumlah peserta PPDB didampingi orangtuanya, sudah memenuhi sekolah sejak pagi ini untuk melengkapi administrasi.

Mereka harus rela mengawasi sekolah untuk mendapatkan giliran. Antrian tersebut terlihat di SMPN 1 Genteng dan SMPN 3 Genteng. “Saya datang tadi pagi, ini bawa saudara-saudara saya,” jelas Nanda Arif, 24, warga Desa/Kecamatan Sempu.

Dari pantauan RadarBanyuwangi.id, di SMPN 1 Genteng PPDB tahun ini pagunya 288 siswa. Untuk jalur prestasi, diterima 30 persen atau 86 siswa. “Hari ini daftar ulang jalur prestasi,” terang Kepala SMPN 1 Genteng, M Sodiq.

Dalam jalur prestasi ini, Sodiq menjelaskan, terdiri dari rata-rata rapor, prestasi akademik, dan prestasi non-akademik. Rata-rata pagu rapor 58 siswa, prestasi akademik 14 siswa, dan prestasi non akademik 14 siswa. “Ada beberapa yang sudah ditentukan sebelumnya yang belum terpenuhi,” jelasnya.

Baca:  Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan di RTH Pahlawan

Menurut Sodiq, pagu yang belum terpenuhi adalah pada prestasi akademik. Dari 14 kursi yang tersedia, hanya 11 siswa yang mendaftar. Untuk jalur prestasi non akademik, peserta yang memenuhi syarat sebanyak 22 peserta, dan jalur prestasi rata-rata rapor yang menyediakan 58 kursi, semuanya terisi. “Untuk jalur akademik, ada dua kursi yang tidak terisi, sedangkan jalur non akademik terlalu terdaftar dan harus ditolak,” ujarnya.

Pendaftar tidak memenuhi pagu dan pendaftar berlebihan, jelasnya, merupakan hal biasa di PPDB. “Kurangnya peminat jalur akademik ini karena takut kalah dalam kompetisi dan memilih jalur lain,” ujarnya.

Untuk sisa kursi jalur akademik, jelasnya, akan ditambah pada jalur atau jenjang selanjutnya. Oleh karena itu, total pagu dalam PPDB tetap sama. “Dalam PPDB ada jalur pencapaian, penegasan, dan zonasi. Minimnya pendaftar di jalur prestasi akan ditambah dengan jalur afirmasi,” ujarnya.

Baca:  Warga Pakistaji Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa

Minimnya pendaftar jalur prestasi ini juga terjadi di SMPN 3 Genteng. Di sekolah yang berada di Dusun Jalen, Desa Setail, Kabupaten Genteng, kuota jalur prestasi akademik dan non akademik tidak terpenuhi. Dari 10 kursi yang tersedia untuk jalur prestasi akademik, hanya enam kursi yang terisi. Meski jalur prestasi non akademik menyediakan 10 kursi, hanya tiga siswa yang mendaftar. “Ada 11 kursi kosong untuk jalan prestasi ini, tidak cukup pendaftarnya,” kata Kepala SMPN 3 Genteng Subandi.

Dari 11 kursi kosong di jalan prestasi, jelasnya, akan ditambah melalui penegasan dan zonasi. Untuk jalur afirmasi, pendaftaran akan dimulai hari ini. “Saya prediksi akan banyak pendaftar di jalur penegasan, karena syaratnya sederhana,” ujarnya. “Jalur penegasan ini antara lain pindah sekolah, atau menggunakan kartu Indonesia pintar,” ujarnya. (sli / abi)

Baca:  Warga Berharap DPRD Tak Ganggu Proyek Perbaikan Talang

.

Komentar