Lima Titik Jalur KA Rawan Longsor

by -29 views
Lima Titik Jalur KA Rawan Longsor

RadarBanyuwangi.idMeski memasuki musim kemarau, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember mewaspadai titik rawan banjir dan longsor, khususnya di simpang selatan Banyuwangi. Setidaknya ada lima titik KA rawan longsor di sepanjang Stasiun Jember hingga Stasiun Karangasem (Banyuwangi Baru).

Manajer Humas Daop 9 Jember Raditya Mahardika mengatakan, demi keselamatan penumpang kereta api, pihaknya menjaga lima mata rawan banjir dan longsor. Di sepanjang jalur KA KAI antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi, terdapat lima titik rawan. “Empat dari lima titik rawan longsor dan banjir berada di Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Kawasan yang rawan banjir dan longsor, jelasnya, adalah KM 196+828 Stasiun Mangli, Jember (Jr); Stasiun KM 41 + 647 Kalibaru, Stasiun KM 44 + 100 Kalibaru, Glenmore; Stasiun KM 65 + 806 Temuguruh, Singojuruh; Stasiun KM 71 + 525 Rogojampi, dan Stasiun KM 0 + 640 Karangasem. “Tapi sampai sekarang masih aman,” jelas Raditya kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca:  Bupati Ipuk Fokus Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

Akibat hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyuwangi, jelasnya, hanya kavling KM 8+9 Jalan Argopura – Kota Banyuwangi yang terendam banjir sedalam lima sentimeter di atas pagar polisi. “Akibat kejadian ini, KA Wijaya Kusuma berhenti sekitar 20 hingga 25 menit,” katanya.

Rute dilanjutkan setelah kereta dipastikan aman untuk diseberangi. Kejadian tersebut tidak mengakibatkan perubahan jadwal KA Daop 9 Jember. “Petugas menjaga lima titik rawan longsor untuk menjaga rel aman dari longsor dan banjir,” katanya. (kri / abi)

.

Komentar