Diguyur Hujan Semalaman, Tanah di Songgon Amblas

by -34 views
Diguyur Hujan Semalaman, Tanah di Songgon Amblas

RadarBanyuwangi.id – Warga yang tinggal di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon dijadikan tempat kejadian tadi malam (9/6). Tanah di desa itu tiba-tiba retak dan runtuh setelah semalaman diguyur hujan lebat.

Tanah yang retak dan terendam berada di sisi jalan di dataran tinggi. Di bawahnya, ada empat rumah milik warga yang terancam punah. “Jika tanahnya terpeleset, akan menimpa beberapa rumah warga,” jelas Pj Kepala Desa Songgon, Tanto Sulistriyono.

Menurut Tanto, tanah retak dan ambruk di Dusun Gumukcandi, Desa/Kecamatan Songgon, terjadi setelah sebelumnya diguyur hujan deras. Hujan turun hampir sepanjang malam. “Tanah yang retak dan runtuh itu panjangnya 10 meter dan kedalamannya hampir satu meter,” kata Tanto kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca:  Asap Gunung Raung Berbelok ke Barat

Tanto mengatakan longsor berada di sisi jalan dengan posisi tanah yang tinggi. Di bawahnya ada empat rumah milik Juma’i, 50; Maat, 51; Rohman, 40, dan Ibnu, 39. “Untungnya tidak menimbulkan longsor, kalau longsor keempat rumah menjadi korban,” ujarnya.

Lahan yang kini ambruk, kata dia, masih dalam kondisi instabilitas. Jika ada gempa susulan dengan intensitas tinggi, ada kemungkinan longsor. “Saat ini merupakan kawasan rawan longsor,” jelasnya kepada RadarBanyuwangi.id.

Untuk mengantisipasi meluasnya longsor dan longsor, Tanto mengatakan akan segera membangun pelat pada sisi jalan yang ambruk. “Kami akan mengusulkan pembangunan slab,” katanya.

Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan mengaku sudah mengecek lokasi di sepanjang tiga tiang tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Tiga tiang sudah dikoordinir untuk menangani longsor,” katanya.(kri / abi)

Baca:  Cungkup Masjid Hancur Disambar Petir

.

Komentar