Antisipasi Longsor Susulan, 5 Rumah Dikosongkan

by -5 views
Antisipasi Longsor Susulan, 5 Rumah Dikosongkan

Radar Banyuwangi.INDO – Tiga rumah korban longsor di Dusun Sadang, Desa Pakel, Daerah Licin terus dibersihkan. Kemarin (18/6) puluhan anggota TNI bersama warga bekerja keras membersihkan lapisan tanah yang menimbun tiga rumah tersebut. Prajurit TNI juga turut membantu mencarikan harta milik pemilik rumah yang terkubur itu.

Untuk mengantisipasi longsor lebih lanjut, lima rumah warga yang berdekatan dengan lokasi longsor dievakuasi. Warga terlebih dahulu mencari tempat aman dari ancaman longsor. Untuk sementara mereka tinggal di rumah tetangga dan kerabat.

Dandim 0825 Letkol Banyuwangi (Inf) Yuli Eko Purwanto mengatakan kepada RadarBanyuwangi.id bahwa warga yang tinggal di kawasan itu perlu mendapat perhatian khusus. Menurut Dandim, rumah yang mereka tempati berpotensi terkena longsor.

Baca:  Jalan Irian Jaya Juga Direncanakan Dua Arah

“Kami mengusulkan kepada bupati agar ada pemukiman kembali secara permanen. Ini untuk menghindari bencana yang tidak kita inginkan terjadi seperti kemarin. Usulan itu sudah mendapat perhatian bupati,” kata Eko.

Hingga saat ini, aparat TNI, Polri, kelurahan, desa, dan masyarakat terus bergandengan tangan memberikan bantuan. Petugas memperbaiki bangunan dan ikut mengevakuasi rumah-rumah yang berpotensi terkena bencana.

Eko berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi dan melindungi warga yang rumahnya rawan bencana. Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk lebih waspada. “Kami juga prihatin dengan longsor yang terjadi kemarin. Kami berharap masyarakat setempat dan aparat desa lebih memahami fenomena awal. Bencana memang tidak bisa diprediksi, tapi tidak bisa kita abaikan,” kata mantan Dandodiklatpur Asembagus.

Baca:  Penerbangan di Bandara Kembali Normal

Danposramil Licin Iptu Agus Sugiarto menambahkan, proses pembersihan di kawasan longsor akan dilakukan hingga hari ini (19/6). Saat ini, warga yang tinggal di lima rumah di kawasan rawan longsor telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. “Ada lima kepala keluarga (KK) yang tinggal di rumah-rumah di sekitar lokasi longsor. Kami sudah pindah lebih awal,” pungkasnya.

Longsor melanda Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kamis dini hari (17/6). Tiga rumah rusak akibat longsor. Longsor yang terjadi pada pukul 01.30 juga menewaskan Ardiyansah, 13 tahun. Anak laki-laki tersebut sedang tertidur saat terjadi longsor.

Ayah Ardiyansah, Bondan, tidak bisa menyelamatkan putranya. Dia memperhatikan bahwa ruangan tempat tinggal putri tirinya gelap karena bahannya. “Pukul tiga malam orang mulai berdatangan. Mereka tidak berani mendekat. Hujan masih deras,” kata Bondan.

Baca:  Kades Pakel Sebut DPRD Salah Minta Buka Latter C

Sekitar pukul 05.00, warga bersama aparat TNI Posinil Licin dan polisi dari Polsek Licin mulai turun ke lokasi longsor. Mereka membantu proses evakuasi dengan menggunakan cangkul dan linggis. Segera, penduduk desa berhasil menemukan Ponira masih hidup. Ponira kemudian dirujuk ke Puskesmas Lancar.

Warga terus melakukan pencarian. Hingga pukul 06.00, warga berhasil menemukan Ardiyansah dalam keadaan tak bernyawa karena tertimbun material longsor. Jenazah anak laki-laki yang baru lulus SDN 1 Pakel itu kemudian dibawa ke rumah kakaknya untuk dimakamkan di Desa Pakel. (gratis / aif/ c1)

.

Komentar