Dua Hari, Pasien Covid-19 di RSUD Genteng Meninggal

by -3 views
Dua Hari, Pasien Covid-19 di RSUD Genteng Meninggal

RadarBanyuwangi.id – Satu dari empat tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kebondalem, Kabupaten Bangorejo yang dinyatakan positif Covid-19, harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS GRAha Medika, Gambir. Untuk tiga tenaga kesehatan lainnya, kondisinya terus membaik.

Pada Sabtu (10/7), satu lagi petugas kesehatan di Puskesmas Kebondalem jatuh sakit. Tetapi ketika tes antigen dilakukan dengan cepat, hasilnya negatif. “Kami akan sikat satu tenaga kesehatan lagi, untuk memastikan saja,” kata Kepala Puskesmas Kebondalem dr. Hamami.

Ditanya tentang perkembangan penyebaran Covid-19 di klaster Sendangrejo, Desa Kebondalem dan kasus lain di wilayah kerjanya, dr. Hamami mengatakan dari data yang ada tidak ada perubahan dan cenderung stagnan. Hanya ada korban yang meninggal. “Sabtu dua pasien meninggal dari Desa Bangorejo dan Sendangrejo, hari ini (kemarin) satu pasien meninggal dari Desa Sukorejo,” katanya.

Baca:  Ajari Masyarakat Menjadi Miliarder dengan Cara Mudah

Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng di RS Genteng, Sabtu (10/7) dan Minggu (11/7), 11 pasien Covid-19 meninggal dunia. Dari 11 pasien, empat meninggal pada Sabtu. Pada hari Minggu ada tujuh pasien yang meninggal. “Yang meninggal dalam kondisi kritis, mati lemas,” jelas Humas RS Genteng dr. Sugiyo Sastro.

Saat ini seluruh tenaga kesehatan di RS Genteng, terus berupaya memberikan pengobatan terbaik bagi pasien. Termasuk operasi ruang isolasi tambahan. “Ruang isolasi baru sudah digunakan,” jelasnya.

Dari 15 tempat tidur yang sudah disediakan, kata dia, sudah terisi 12 tempat tidur. Saat ini terdapat lima ruang isolasi di RSUD Genteng dan semuanya sudah penuh, kecuali ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) atau ruang khusus anak. “Semua ruang isolasi penuh,” katanya.(sli / abi)

Baca:  Salah Pemdes Jika Warga Miskin Tidak Tercover DTKS

.

Komentar