Gelap Gulita, Pemotor Tabrak Pagar Penyekatan

by -2 views
Gelap Gulita, Pemotor Tabrak Pagar Penyekatan

RadarBanyuwangi.id – Bambang Sampurno, warga Desa Temenggungan, Kabupaten Banyuwangi, bernasib sial. Pria berusia 60 tahun itu mengalami luka di bagian wajah setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pagar pembatas di perempatan Jalan Ahmad Yani, dekat SMPN 1 Banyuwangi, Rabu malam (14/7).

Akibat efek yang parah, Bambang harus dilarikan ke RS Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 21.45 WIB itu terjadi saat pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM). Saat itu, sejumlah jalan menuju pusat kota ditutup, termasuk di lokasi kecelakaan. Lampu jalan padam. Kondisi jalanan kota juga terlihat suram.

Awalnya, Bambang melaju dari selatan Jalan A. Yani ke utara dengan mengendarai sepeda motor Honda Spacy dengan nomor L 5766 PI. Rupanya Bambang tidak mengetahui bahwa jalan yang dilaluinya memiliki pagar penyekat. Sepeda motornya menabrak pagar yang terbuat dari besi. Bambang terjatuh dengan sepeda motornya.

Baca:  Masjid di Desa Rogojampi Tiadakan Salat Jumat

Beruntung, satu-satunya korban kecelakaan bisa ditangani dengan cepat. Tak lama kemudian, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Banyuwangi datang membantu. Bambang hanya mengalami luka ringan di wajah akibat benturan tersebut. “Korban langsung dibawa ke RS Blambangan untuk mendapatkan pertolongan,” kata Kapolsek Laka Banyuwangi Iptu Budi Hermawan.

Saat diperiksa oleh tim medis, terdapat luka di wajahnya. Kemarin (15/7), korban dalam keadaan sadar dan dipulangkan. Kapolres Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, kebijakan mematikan lampu jalan pada malam hari akan terus dilakukan. Saat lampu jalan padam, petugas tetap bersiaga di semua tempat isolasi lengkap dengan mengenakan rompi dan lampu hand-lit yang selalu menyala.

Baca:  Polisi Panggil Saksi Hajatan Kades Temuguruh

Nasrun berharap masyarakat dapat memahami wabah Covid-19 dengan ikut mendukung PPKM Darurat. “PPKM darurat akan terus dimaksimalkan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (rio/ aif/ c1)

.

Komentar