Pemancing dari Sempu Tenggelam di Poncomoyo

by -66 views
Pemancing dari Sempu Tenggelam di Poncomoyo

BUJANGAN – Nasib malang menimpa pemancing di laut. Riono alias Mehong, 40, asal Dusun Tugung, Desa / Kabupaten Sempu, tersapu ombak dan hilang di laut saat memancing di Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Minggu (28/2).

Korban telah memancing di pesisir Laut Selatan bersama dua temannya, Gunawan, 50, dan Agus, 49, keduanya warga Desa Tulungrejo, Kabupaten Glenmore sejak pagi tadi. “Kami mendapat informasi sekitar pukul 11.00,” kata Kompensasi Polisi, AKP Subandi.

Setelah mendapat laporan bahwa ada nelayan yang hilang saat melaut saat melaut, anggota langsung dipindahkan ke lokasi. Bersama nelayan dan warga sekitar, lakukan pencarian di sekitar lokasi. “Kami langsung pindah ke lokasi dan melakukan pencarian,” ucapnya.

Sayangnya, penggeledahan yang juga melibatkan warga Desa Tanggap Bencana (destana) belum membuahkan hasil. Air laut dengan ombak yang tinggi mempersulit proses pencarian. “Penyelam kesulitan, air keruh,” jelasnya.

Baca:  Sempat Diprotes, Reklamasi Selogiri Dilanjutkan

Dari informasi dua temannya, korban memancing bersama kedua temannya Gunawan dan Agus, sampai di lokasi sekitar pukul 05.30. Sesampainya di lokasi, mereka memancing di sekitar bebatuan. Kejadian itu bermula saat Agus dan Gunawan menangkap banyak ikan. “Ikannya besar,” jelasnya.

Karena ikannya terlalu besar, jelasnya, mereka berdua kesulitan menangkapnya. Saat itu, korban di atas turun untuk membantu kedua temannya. Ketika sampai di lokasi, tiba-tiba gelombang besar datang dan menghempaskannya. “Korban diterjang ombak dan jatuh ke laut,” terangnya.

Salah seorang tokoh masyarakat di Desa Kandangan, Mubarok mengungkapkan, lokasi penangkapan ikan tersebut diketahui berbahaya. Warga Desa Kandangan menolak memancing di daerah tersebut. “Ikannya banyak, tapi sangat berbahaya,” kata mantan Kepala Desa (Kades) Kandangan itu.

Baca:  4 Kecamatan Potensi Hujan Abu, Situbondo dan Bondowoso Juga Terdampak

Sementara itu, pencarian Riono alias Mehong, 40, warga Dusun Tugung, Desa / Daerah Sempu yang hilang saat memancing di Pantai Poncomoyo, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggar pada Minggu pagi (28/2), masih berlangsung kemarin (1). ) / 3).

Pasukan gabungan dari Basarnas, Polair, dan Destana Kandangan terus melakukan penggeledahan di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi korban. “Warga ikut mencari, ini musibah. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan,” kata Kepala Desa Kandangan Riyono.

Menurut Riyono, pemancing terkadang kurang disiplin. Mereka menolak untuk memakai peralatan seperti pelampung karena berbagai alasan, mulai dari ketidakpraktisan hingga nelayan yang percaya bahwa mereka tidak akan menangkap ikan jika membawa peralatan keselamatan. “Susah diceritakan, dia juga bilang pamali,” jelasnya.

Baca:  Selama Dirawat Kerap Melepas Selang Oksigen

Kapolsek AKP Subandi mengatakan, dari keterangan petugas di lapangan, tim pencari dibagi menjadi dua, yakni kelompok darat dan kelompok laut. Pasukan darat melakukan sisir di sepanjang pantai. Sementara itu, TNI AL sedang melakukan kegiatan penyapuan air dan penyelaman. Ada kemungkinan korban tertangkap karang di dasar laut. “Ada pasukan darat dan laut, petugas pencarian laut mengambil titik pencarian di Pantai Rajegwesi,” jelasnya.

Biasanya orang yang hilang akan muncul di hari ketiga. Ia berharap saat ini jenazah korban dapat ditemukan dalam keadaan hidup. “Semua berharap korban masih hidup, biasanya pada hari ketiga sudah bisa ditemukan,” terangnya. (sli / abi)

.

Komentar