Pulau Merah Sepi Peselancar Asing

by -54 views
Pulau Merah Sepi Peselancar Asing

UNDERGRADUATE – Pesona pantai di pesisir Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tak hanya menyuguhkan pasir putih dan pemandangan yang indah. Ombak yang cukup menantang juga cocok untuk berselancar atau berselancar.

Ombak yang stabil berpadu dengan pantai yang landai menjadi tempat favorit para pecinta selancar. Baik di Pantai Pulau Merah maupun Pantai Mustika. Kedua pantai ini menjadi pilihan para penggemar olahraga ekstrim ini.

Ari Zai, manajer Mojo Surf Camp, mengatakan ombak di Pulau Merah atau Pantai Mustika menarik bagi para peselancar karena tidak terlalu tinggi dan stabil untuk berselancar. Karakter ombak sangat ideal untuk pemula, tetapi para profesional juga dapat menikmati ombak di pantai laut selatan. “Amatir bisa, profesional juga bisa,” katanya.

Baca:  Lapas Gandeng Polresta untuk Berantas Narkoba

Tamu asing yang datang ke tempat itu, terang Ari, selalu menyempatkan diri untuk berselancar. Hanya saja, saat ini kunjungan asing masih sepi. Penerbangan internasional masih tutup, WNA masih kosong, jelasnya.

Saat ini sejumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke tempat tersebut merupakan ekspatriat yang pernah tinggal di Bali atau di Pulau Jawa. Mereka datang ke Pulau Merah untuk berlibur dan bermain selancar. “Yang datang selalu surfing,” terangnya.

Salah satu penggiat selancar di Pulau Merah, Suyitno, mengungkapkan saat ini pihaknya mendorong anak-anak untuk aktif dalam pelatihan selancar. Tidak menutup kemungkinan, setelah epidemi usai, kompetisi selancar di berbagai kelas akan digelar. Sehingga mereka bisa berpartisipasi dan memenangkan persaingan. “Saya tidak pernah bosan menyuruh anak-anak berlatih, bersiaplah untuk acara,” ucapnya. (sli / abi/ c1)

Baca:  Sampah Cemari Kantor Desa

.

Komentar