Antisipasi Banjir Kota, Tangani Lereng Ijen

by -49 views
Antisipasi Banjir Kota, Tangani Lereng Ijen

BANYUWANGI – Wakil Bupati (Wabup) Sugirah bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi menggelar dan mengumumkan penanaman seribu pohon kemarin (2/3). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Peduli Hijau melalui Penanaman Pohon tahun 2021 ini bertujuan untuk mengantisipasi banjir dan longsor di Bumi Blambangan.

Program ini dijalankan secara bertahap. Diantaranya acara penanaman pohon yang digelar di Desa Kluncing, Kecamatan Licin kemarin. Selain Wakil Bupati Sugirah, acara tersebut juga dihadiri Kapolres Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin. Mereka berdua secara simbolis menanam 50 pohon dari berbagai jenis di lereng Gunung Ijen.

Kapolresta Arman menuturkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk Pelaksanaan Transformasi Menuju Kepolisian yang Tepat. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan. Kita bergerak bersama masyarakat untuk melaksanakan penanggulangan bencana, salah satunya melalui penanaman pohon penghijauan,” ujarnya.

Baca:  Radar Banyuwangi Akan Laporkan Situs https://indonesiaonline.co.id

Lokasi lereng Gunung Ijen, Kabupaten Licin dipilih karena kawasan tersebut rawan longsor. Selain itu kawasan ini merupakan daerah hulu sehingga menimbulkan banjir di Kota Banyuwangi. “Memang situasi di sekitar Gunung Ijen sempat porak poranda akibat kebakaran beberapa tahun lalu. Kami berencana mengundang beberapa pemangku kepentingan untuk menggalakkan reboisasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sugirah mengatakan, program penanaman pohon merupakan bentuk pemujaan dan pelestarian alam. “Ini sebagai bentuk ibadah menanam pohon untuk anak cucu kita agar sumber daya air dan kelangsungan hidup manusia dan alam terpenuhi,” ujarnya.

Sugirah menyatakan pihaknya sangat mendukung program ini. “Kami akan meminta Badan Lingkungan Hidup untuk terus memantau dan mengkaji lahan hijau, terutama di wilayah dengan kemiringan tertentu. Kami akan memperhatikan penataan ruang terutama di kawasan dataran tinggi agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan,” imbuhnya.

Baca:  PMI Asal Gambiran Meninggal di Malaysia

Terkait potensi banjir di Banyuwangi, pihaknya kini sudah memberikan arahan kepada instansi terkait untuk memperbaiki saluran air di perkotaan. “Kami sudah perintahkan perbaikan. Instansi terkait sudah turun, mulai membersihkan saluran air, mengeruk sungai secara berkala, hingga menjaga pintu air bendungan selama 24 jam,” tutup Sugirah. (sgt / aif/ c1)

.

Komentar