Bupati Kudus Hartopo Pastikan Stok Kebutuhan Pangan Aman

by -32 views
Bupati Kudus Hartopo Pastikan Stok Kebutuhan Pangan Aman

SUCI – Bupati Kudus Hartopo memastikan ketersediaan pangan di Kudus aman. Departemen Pertanian dan Pangan telah menyiapkan laporan dan data yang terus diupdate setiap hari.

Hartopo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras, telur, gula pasir dll di beberapa pasar berlimpah. Untuk harga, wajar jika ada kenaikan. Pihaknya juga sudah memerintahkan Holy Trade Office untuk memantau harga.

“Kalau ada kenaikan harga yang signifikan harus segera diselesaikan. Untuk saat ini masih normatif. Dan, Kudus juga sudah menyiapkan resi gudang yang nantinya bisa membantu petani menyelesaikan hasil panennya,” terangnya.

PEMERIKSAAN PASAR: Bupati Kudus Hartopo dan pejabat Forkopimda meninjau kembali prokes dan sembako di Pasar Rakyat baru-baru ini.
(INDAH SUSANTI / RADAR KUDUS)

Bupati Kudus Hartopo mengatakan bahwa sembako selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri sudah tersedia. Pihaknya juga memastikan aman meski terjadi kenaikan harga. Kebutuhan dasar mungkin tidak kurang.

Baca:  Pejabat Dinas PU Dijebloskan ke Penjara karena Korupsi Jalan

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Sulistiyanto melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan Ari Mulyani menyampaikan kepada Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Sundarsih bahwa stok pangan di Kudus aman. Harganya relatif stabil, kecuali telur selama tiga hari, harga perkilogramnya Rp 24 ribu, sebelumnya perkilogram Rp 25 ribu.

Berdasarkan data minggu kedua April 2021, stok pangan di Kudus saat ini sebanyak 4.440 ton beras, bawang merah 4 ton, bawang putih 6 ton.

Kemudian, cabai besar 36 ton, cabai rawit 31 ton, daging 7 ton, daging ayam 171 ton, ayam penduduk, telur ayam 81 ton, dan gula pasir 400 ton.

“Masih ada surplus sampai setelah Lebaran. Kami perbarui laporannya setiap minggu. Harga Beras di tingkat eceran masih stabil dengan rata-rata Rp 9.500 perkilogram. Jumlah telur mengalami penurunan,” ujarnya.

Baca:  Tujuh Belas Instansi Belum Setor Data Vaksin, Kenapa Bisa Terjadi?

Selain itu, harga cabai rawit juga mengalami penurunan. Dulu harganya Rp 60 ribu-Rp 70 ribu per kilogram, kini Rp 50 ribu per kilogram. Posisi bawang merah saat ini Rp 30 ribu per kilogram. Berdasarkan pantauan, masih terjadi pergerakan naik turun harga telur dan bawang merah.

.

Komentar