Naik Vespa, Gus Yasin Bagikan Sembako dan Takjil

by -20 views
Naik Vespa, Gus Yasin Bagikan Sembako dan Takjil

JEPARA – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen (Gus Yasin) melanjutkan pameran sembako di Kediaman Pati. Setelah dari Pati dan Rembang. Minggu ini giliran Jepara. Didampingi Komunitas Religi Vespa dan Gayeng Santri dari Kota Ukiran, Taj Yasin tidak hanya berkeliling mencari bahan makanan, tapi juga berbagi takjil untuk masyarakat sekitar.

Taj Yasin yang mengenakan sarung dan kemeja pendek lengkap dengan masker dan helm menaiki Vespa abu-abu tua bernomor polisi W 3634 NAP.

Rupanya mengurusi Komunitas Vespa Jepara dan didampingi oleh KH. Fathur Rohman, Ketua Gayeng Jepara Santri beserta anggotanya.

Di Kota Ukiran Taj Yasin mulai ratusan sembako di Duafa dan warga kurang mampu di beberapa lokasi. Diantaranya adalah Desa Blingo, Tulakan, dan Bandungharjo, Kabupaten Donorojo.

Baca:  Komisi C DPRD Jepara Dorong Pemkab untuk Kesejahteraan Guru Swasta

Dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan RS Rehatta Kelet. Dalam kegiatan bakti sosial ini, Taj Yasin tidak hanya sekedar membagikan takjil. Namun juga mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di Jawa Tengah dan khususnya di Jepara.

“Upaya pencegahan Covid-19 perlu dilakukan. Caranya dengan memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Insya Allah jika kita bisa mencegah penularan virus secara bersama-sama,” kata Taj Yasin yang juga Panglima TNI tersebut. dari Gayeng Nusantara Santri.

Pada kesempatan ini, Taj Yasin juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh Komunitas Gayeng Santri dan Vespa Jepara yang memiliki semangat dan kepedulian terhadap sesama. “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semua orang. Kami juga mengucapkan terima kasih atas waktu dan dukungannya dari Umat Religius Jepara Vespa dan Jepara Gayeng Santri,” tambahnya.

Baca:  Bansos Kelompok Usaha di Jepara Dijatah Rp 1,5 Miliar

Pada tahun 2021, Santri Gayeng Nusantara yang tergabung dalam Komunitas Santri di seluruh wilayah Indonesia bersama-sama akan menyisihkan sebagian asetnya untuk membantu duafa dan pondok santri yang tidak pulang kampung karena pembatasan wilayah. Total ada 11 truk dengan total 18 ribu paket sembako. Bantuan tersebut disalurkan ke seluruh wilayah di Jawa Tengah.

.

Komentar