Bangun Pondok dengan Modal Seekor Sapi

by -29 views
Bangun Pondok dengan Modal Seekor Sapi

REMBANG – Setiap kali ingin membangun gubuk, selalu ada sapi untuk dijual. Tidak banyak dari mereka. Hanya satu ekor. Sapi tampaknya menjadi pemicu mengalirnya dana untuk pembangunan gubuk tersebut.

Tak hanya sapi, berbagai kegiatan wirausaha terus dikembangkan Ponpes Alhamdulillah. Ada peternakan yang sudah ada sejak pendirian gubuk, peternakan, koperasi, dan beberapa bidang usaha lainnya. Semuanya demi kebebasan para siswa saat mereka tiba.

Untuk pertanian, pesantren ini memiliki luas sekitar lima hektar. Dari jumlah itu, tiga hektare untuk sawah. Sedangkan sisanya untuk peternakan. Sawah banyak ditanami sayuran seperti kacang-kacangan, cabai, terong, dan beberapa jenis tanaman sayuran lainnya.

Tidak hanya dikelola oleh mahasiswa, masyarakat juga mengelola lahan tersebut. Ada 10 orang mahasiswa yang mengelola lapangan. Sedangkan jumlah penduduk lokalnya mencapai 38 orang. Jadi, pesantren tidak menghadapi kendala dalam hal kebutuhan tenaga kerja saat panen dan musim tanam.

Baca:  Edarkan Sabu di Dalam Ikan Bandeng, Lima Orang Tersangka Dibekuk

“Pertanian sudah berdiri sejak pesantren penuh. Sejak 1965. Saat itu santri hanya sedikit,” kata Rohmawati Syahid, pengasuh Pondok Pesantren Alhamdulillah.

Rohmawati yang juga istri almarhum KH Syahid menjelaskan, mental santri saat ini berbeda dengan dulu. Siswa sekarang biasanya memilih salah satu bidang yang diminati. Lahan yang dipilih sebagian besar tidak kering secara fisik.

“Dulu ada siswa kuat dari Blora. Ditanya begini, itu sudah dibenahi. Sekarang, siswa memilih langsung. Misalnya di laundry, atau memilih ke koperasi,” terangnya.

Untuk itu, pesantren ini melibatkan banyak warga sekitar dalam mengelola unit usahanya. Karena sebagian besar warga desa bersedia mengasuh para lansia, biasanya warga desa ini juga memiliki anak yang bersekolah di Pondok Pesantren Alhamdulillah. “Jadi ayah dan anak sama-sama ada di sini,” kata Rohmawati.

Baca:  Tingkatkan Produksi, Suplai Kebutuhan Nasional

Selain pertanian, peternakan masih dikelola secara konsisten. Hewan yang dipelihara oleh sapi dan kambing. Ada sekitar 10 ekor sapi untuk sapi. Sedangkan ada 20 kembing. Menurut Rohmawati, saat berencana membangun gubuk, pihaknya biasanya menjual sapi terlebih dahulu. Sebab, dengan begitu, pembangunan kemudian bisa berlanjut dengan sendirinya melalui rezeki atas izin Tuhan.

Misalnya kalau mau bikin pondasi biasanya jual sapi dulu. Lalu pembangunannya lambat-lambat bisa dilanjutkan, jelasnya.

Hingga saat ini, pesantren masih membangun gedung demi gedung. Selain hostel, bangunan pendukung untuk konveksi dan berbagai area lainnya juga sedang dibangun.

.

Komentar