Bupati-Wabup Blora Tuntaskan 99 Hari Program Prioritas

by -28 views
Bupati-Wabup Blora Tuntaskan 99 Hari Program Prioritas

BLORA Selama Program prioritas 99 hari Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati berhasil merealisasikan 100 persen. Saat ini, satu-satunya masalah adalah memajukan visi dan misi “Bersama Membangun Blora”.

Mulai dari Pusat Layanan Umum (MPP) Kabupaten Blora, Bupati Ngantor di Rumah Sakit, dan Ngopeni Kadang Kurang melalui Sistem Pelayanan Rujukan Terpadu (SLRT). Kemudian peluncuran One Blora Data, Blora Quran, dan Blora Quran Card yang diluncurkan oleh Sekjen Kementerian Agama Republik Indonesia.

Selanjutnya, Musrenbang Keren (lansia, rentan, cacat, pemuda, perempuan, dan anak-anak), pembentukan satgas pemupukan, membuat perencanaan peternakan terpadu dari hulu hingga hilir. Selanjutnya, minum kopi bersama untuk menjaring aspirasi masyarakat dan koordinasi antar sektor.

Baca:  Yok Pull Up, Biar Makin Mantap

“Pencapaian program 99 hari yang kami umumkan dan kami sampaikan dalam rapat paripurna pada 26 Februari, alhamdulillah telah terwujud,” katanya dalam rapat pleno Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan. APBD Blora Tahun Anggaran 2020 di ruang rapat DPRD kemarin.

Bupati menegaskan, terkait pelayanan publik, salah satunya memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat Blora. Yaitu dengan membentuk MPP. “Kami akan selalu berupaya untuk mewujudkan harapan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik dengan terbentuknya MPP melalui tagline nya “Sak Jongok’an, Beres. Diharapkan semua kebutuhan masyarakat dapat teratasi dalam satu sesi,” ujarnya.

Di bidang pertanian, dengan ketersediaan pupuk yang tidak memenuhi kebutuhan petani, Dinas Pertanian dan Keamanan Pangan juga akan melakukan pembinaan kepada distributor dan pengecer. Hal ini untuk menjamin kelancaran distribusi pupuk kepada petani. “Melalui sosialisasi pertanian di kebun, mereka juga mendorong penggunaan pupuk organik, dengan memberikan bimbingan pembuatan pupuk organik kepada kelompok tani,” tambahnya.

Baca:  Sebuah rumah di RT 12/RW IV, Bandengan, Jepara, ambruk kemarin (4/3).

Untuk meningkatkan produksi ternak, Pemerintah Kabupaten Blora akan berperan sebagai penghubung antara peternak dengan PD. Dharmajaya. Yaitu dengan melibatkan perbankan.

Sementara itu, di sektor infrastruktur, perbaikan dan peningkatan jalan menjadi prioritas. Anggaran infrastruktur jalan dalam APBN-P 2021 dinaikkan secara maksimal. Sesuai dengan kemampuan keuangan daerah melalui peningkatan efisiensi pendapatan dan belanja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk pengeluaran dan pengeluaran tidak langsung untuk pegawai OPD.

Sementara dengan kekosongan perangkat desa, ditargetkan tahun ini bisa selesai. Juga mengurangi masalah yang muncul. Pilkades Desa Biting, Kabupaten Sambong, juga akan dijadwalkan tahun ini.

“Berdasarkan rapat koordinasi antara Bupati Blora, tim bimbingan teknis pemeriksaan dan pemeriksaan aparat desa, serta kecamatan se-Blora pada 13 April lalu, pengisian peralatan desa ditargetkan selesai tahun ini,” ujarnya. ditambahkan.

Baca:  Ada Perubahan Pengelolaan Keuangan, Bupati: Tolong Menyesuaikan Diri

.

Komentar