Cerita Warga Kudus Isolasi di Donohudan: Nyaman, Tak Kekurangan Makan

by -27 views
Cerita Warga Kudus Isolasi di Donohudan: Nyaman, Tak Kekurangan Makan

SUCI – Sejumlah warga Kudus menjalani pengasingan terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, memberikan kesaksian melalui video. Salah satunya TDW, warga RT 5/RW 6, Desa Golantepus, Mejobo. Dalam video berdurasi 40 detik tersebut, ia menyampaikan bahwa pelayanan dan fasilitas di ruang isolasi terpusat sudah memadai dan nyaman. Apalagi saat makan, tidak ada kekurangannya.

Triyana menunjukkan bahwa dia sendirian di sebuah ruangan. Di ruang video, ada beberapa tempat tidur dengan seprai putih. Sepertinya ada pendingin ruangan (AC) yang menempel di dinding.

Dia mengatakan bahwa dia sendirian dengan keluarganya. Terdiri dari suami dan dua orang anak. Selama mengasingkan diri di asrama haji, mereka merasa nyaman.

Baca:  PO Kecewa Ada Larangan Mudik

Di sana dia mengaku tidak kekurangan makanan atau obat-obatan. Apalagi, tenaga kesehatan yang memadai siap menghadapinya. Jadi, dia dan keluarganya tidak perlu khawatir.

“Tempatnya nyaman banget. Di sini saya dan keluarga bisa tinggal bersama. Kami tidak kekurangan makanan dan obat-obatan di sini. Semuanya ditangani oleh ahlinya. Jadi jangan khawatir. Ayo teman-teman, semangat,” katanya.

Bupati Kudus HM. Hartopo mengatakan pihaknya belum sempat mengecek langsung kondisi daerah isolasi terpusat. Meski demikian, ia telah melihat berbagai kesaksian dari warga yang menjalani pengasingan di Donohudan.

Dari beberapa kesaksian, menurut dia, mereka yang menjalani isolasi terpusat merasa nyaman dan tenang. “Kami sudah mendengar dan melihat dari video. Fasilitasnya lengkap dan nyaman,” ujarnya.

Baca:  Pemkab dan Baznas Pati Santuni Petugas Kebersihan

Dia juga memastikan mereka tidak kehabisan makanan. Karena jatahnya tiga kali sehari. Lengkap dengan nutrisi juga diperhatikan. Mulai dari protein dan vitamin.

“Kemudian ada tim medis lengkap. Yang siap memantau kondisi pasien. Ada juga venue olahraga dan instruktur. Semua kegiatan terjadwal,” jelasnya.

Untuk itu, Hartopo meminta masyarakat tidak ragu atau khawatir jika pasukan TNI, Polri, dan Pemerintah Desa (Pemdes) memilih diarahkan ke pengasingan terpusat di Asrama Haji Donohudan.

“Masyarakat yang masih diisolasi di rumah, saya imbau untuk mengisolasi diri di sana (Haji Donohudan Hostel, red.),” pintanya. (tinggi lima)

.

Komentar