Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 hi

by -4 views
Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 hi

KOTA, Radar Suci – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) sejak 3 hingga kemarin berdampak pada penurunan penumpang bus di Jepara. Khusus untuk bus ke Jabodetabek. Namun, beberapa PO bus tidak memberhentikan pekerja.

Jika PPKM Darurat diperpanjang, Divisi Operasi Bus (PO) Bongkutan Jati Utama (Bejeu) Eddy Abdul Rohman akan berusaha berjalan semulus mungkin. Bukan untuk memberhentikan pekerja. “Tahun ini tidak ada PHK. Total ada sebelas karyawan. Itu batasnya,” katanya.

Diakuinya, sejak PPKM Darurat, rata-rata sepuluh hingga lima belas penumpang berangkat satu kali. Padahal, kapasitas bus cukup untuk tiga puluh orang.

Dia menjelaskan, selama PPKM Darurat, kapasitas penumpang dibatasi hingga 70 persen. Sementara di Jabodetabek dan Jawa Barat kapasitasnya dibatasi hingga 50 persen.

Baca:  Lonjakan Kasus Capai 2.000 Persen, Akumulasi Sejak Tahun Lalu

Ada 16 bus Bejeu. Jika situasi normal, delapan bus berangkat dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah. Delapan bus lainnya berangkat dari Jawa Tengah menuju Jabodetabek. Namun karena penerapan PPKM Darurat, operasional bus mengalami penurunan. “Hari-hari dari timur ke barat paling banyak empat bus. Kadang lima. Ada enam bus yang macet,” kata Eddy.

Dari ceritanya, para penumpang turun ketakutan. Jika dalam perjalanan ada operasi razia atau penyegelan. Padahal syarat perjalanan harus dilengkapi. Mulai dari informasi gratis Covid-19 dan kartu vaksin. Rata-rata penumpang mengalami kesulitan saat diminta untuk menyelesaikannya. “Susah, saya tidak mau. Ujung-ujungnya saya lebih baik tidak naik bus,” kata Eddy.

Dari pantauan di Terminal Jepara kemarin sekitar pukul 16.00, di terminal hanya ada tiga bus. Dua bus ke Jakarta dan satu bus ke Surabaya. Namun, bus tidak terisi penuh. Masih banyak kursi yang terlihat kosong. Hanya ada 10 penumpang di terminal. (rom / zen)

Baca:  Kami Butuh Dukungan Masyarakat untuk Cegah Penyebaran Covid-19

.

Komentar