Tunjang Ekonomi Warga, Dinas Perdagangan Kudus Buka Pasar Baru

by -2 views
Tunjang Ekonomi Warga, Dinas Perdagangan Kudus Buka Pasar Baru

SUCI – Keberadaan pasar tradisional dinilai kurang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Desa Kutuk, Larikrejo, dan Wonosoco. Untuk itu, Dinas Perdagangan akan menambah pasar tradisional di Undaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti, menjelaskan empat pasar tersebut adalah Pasar Ngemplak, Wates, Undaan Kidul, dan Pasar Kalirejo. Pedagang juga tidak tinggal di satu pasar, mereka bergerak.

“Pasar Kalirejo sebenarnya adalah pasar utama, tetapi para pedagang masih berbasis pasar tunai Jawa dan sering berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Ya ada yang menginap, tapi sedikit dan saat hari tenang, jelasnya.

Ia mengatakan, Pasar Undaan Kidul (pasar) juga masih belum efektif. Sementara itu, Pasar Ngemplak dan Wates yang dijual setiap hari sangat jauh bagi masyarakat di Desa Larikrejo dan Kutuk.

Baca:  Pancasila Ideologi Tepat bagi Bangsa

Ia berencana menambah pasar di Desa Kutuk. Biarkan bus sampai ke daerah itu. “Akan lebih baik jika pasar Undaan Kidul dan Ngemplak ditutup. Kedua pasar tersebut kurang efektif,” katanya.

Selain itu, Sudiharti juga menyoroti keberadaan pasar yang dikelola desa tanpa koordinasi dengan Dinas Perdagangan. Itulah Pasar Undaan Selatan.

“Ke depan, situasi pasar akan seperti sekolah dasar. Artinya, akan banyak sekolah tetapi tidak ada siswa, seperti pasar tanpa koordinasi dengan Dinas Perdagangan. Akan banyak pasar tetapi tidak ada pembeli,” jelasnya. .

Idealnya, kata dia, keberadaan pasar harus diperhitungkan dari jumlah penduduk di daerah tersebut dengan kebutuhan pasar yang ada dan jangkauan masyarakat. Di Kudus terdapat banyak pasar yang dikelola oleh desa, seperti Pasar Jepang di Desa Mejobo dan Pasar Burikan.

Baca:  Jelang Ramadan, Bersihkan Masjid Gratis

.

Komentar