Nekat Buka saat PPKM Darurat, Listrik Sembilan Kafe di Kudus Diputus

by -3 views
Nekat Buka saat PPKM Darurat, Listrik Sembilan Kafe di Kudus Diputus

SUCI – Satpol PP Kudus memutus aliran listrik di sembilan warnet dalam sehari. Keputusan ini diambil karena warnet nekat buka saat pelaksanaan PPKM Darurat.

Kepala PP Satpol Kudus Djati Solecah mengatakan, perintah itu untuk memberlakukan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat yang tidak mengizinkan kafe dibuka. Karena itu bukan jenis bisnis yang penting. Selain itu, hal ini juga merupakan bagian dari pemberlakuan Peraturan Daerah No. 10 tahun 2015.

Kesembilan kafe tersebut antara lain Cafe Clarissa, Kadal 1, Gold, QN, Queen, Adiba, Kidy’s, Cilik, dan Aneka Ria. Delapan kafe tidak hanya diputus aliran listriknya, namun KWH meternya juga disita. Dan satu kafe terakhir baru saja mati listrik.

Baca:  Setelah 9 Agustus, PPKM di Jepara Dilonggarkan

“Sembilan warnet sudah lama menjadi target penuntutan kami. Kami potong selama kemarin pagi dari pukul 08.00 hingga 14.30,” jelasnya.

Semuanya tepat sasaran karena sudah diingatkan berkali-kali. Baik berupa teguran lisan hingga teguran tertulis. Tapi masih nekat untuk buka. Dan berhasil menipu petugas Satpol PP dengan kucing dan tikus.

Karena bandel, Satpol PP akhirnya memutus aliran listrik bekerja sama dengan UP3 PLN Kudus dan TNI – Polri.

“Tindakan yang kami lakukan adalah memutus arus listrik dari tiang listrik sekaligus mencabut dan menyita KWH meter sebagai barang bukti,” ujarnya.

Dalam penertiban tersebut, ada 12 anggota Satpol PP. Ditambah dua anggota TNI, empat staf Polri, dan dua anggota TNI.

Baca:  Pemkab Kudus Izinkan PKL Jualan Asal Penuhi Prokes

Dengan tindakan ini, ia berharap dapat memberikan efek merugikan bagi pemilik warnet. Jadi jangan lakukan lagi.

“Setelah aksi, kami berharap semua kafe karaoke di Kudus tidak lagi beroperasi atau ditutup,” jelasnya. (tinggi lima)

.

Komentar