Kompetisi Kampus Merdeka memberi peluang program studi Pendidikan Baha

by -3 views
Kompetisi Kampus Merdeka memberi peluang program studi Pendidikan Baha

JEPARA – Kompetisi Kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada Program Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) Universiti Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara untuk mengembangkan kurikulum berbasis blended learning. Tahap pengembangan kurikulum diawali dengan focus group discussion (FGD). Tema yang diusung adalah “Pengembangan Blended Learning Curriculum Menuju Kampus Mandiri” Selasa (13/7) lalu.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel D’Season Jepara dengan protokol kesehatan. Peserta terdiri dari 19 dosen yang terdiri dari dosen PBI dan perwakilan dari dosen Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Kegiatan ini memiliki dua sesi. Sesi pertama membahas kajian konsep pengembangan kurikulum berbasis blended learning. Narasumber adalah dr. Abdulloh Hamid, M.Pd dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Pengembangan kurikulum ini disertai dengan pengetahuan teori belajar. Sehingga mampu memetakan hasil belajar sesuai kebutuhan. Pelaksanaan blended learning memadukan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online.

Baca:  Polres Grobogan Periksa Delapan Saksi Kasus Kades Jogetan

Sesi kedua berfokus pada implementasi praktis pengembangan kurikulum berbasis blended learning. Disampaikan oleh Husni Mubarok, M.Pd, pakar pendidikan bahasa Inggris dari Unisnu Jepara. Ia membedah kurikulum menjadi kampus mandiri. Meliputi hasil belajar yang terdiri dari aspek sikap dan keterampilan yang diterapkan dari Standar Nasional – DIKTI. Serta aspek pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan deskriptor KKNI.

Para dosen juga mengembangkan bahan kajian untuk setiap mata kuliah berdasarkan Hasil Belajar atau body of knowledge program studi.

Dekan FTIK Abdul Rozaq juga hadir dalam kegiatan tersebut. “Untuk mendapatkan kompetisi seperti ini butuh perjuangan ekstra. Karena bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka. Alhamdulillah Unisnu Jepara bisa berdampingan dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,” jelasnya.

Baca:  O Jadi Ini, Penyebab Air Sungai di Kudus Meluap

Wakil Rektor I Unisnu Jepara Mahalli berpesan agar hasil kompetisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pengembangan.

Hasil dari kegiatan ini adalah rancangan kurikulum berbasis blended learning. Didistribusikan pada Kamis (15/7) bersama para pemangku kepentingan Program Riset PBI melalui media meeting zoom. Tujuannya untuk mendapatkan masukan agar kurikulum terstruktur. Serta meningkatkan ikatan dan koneksi antara lulusan universitas dengan dunia bisnis dan industri. (ROM)

.

Komentar