Pengalaman Pengendalian Covid-19 Memperkuat Sistem Kesehatan Nasional

by -51 views
Pengalaman Pengendalian Covid-19 Memperkuat Sistem Kesehatan Nasional

JAKARTA – Pengalaman satu tahun menangani pandemi Covid-19 di Indonesia harus menjadi dasar penguatan dan sinergi sistem kesehatan nasional untuk mengantisipasi kondisi serupa di masa depan.

“Dalam satu tahun ini, setiap negara di dunia, termasuk Indonesia, harus banyak melakukan penyesuaian di berbagai bidang, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, dalam sambutannya. pernyataan tertulis Selasa (4/3).

Menurut Lestari, penyesuaian yang perlu dipercepat agar penyebaran Covid-19 di Tanah Air dapat segera dikendalikan adalah dalam bentuk penguatan dan sinergi sistem kesehatan nasional.

Dengan pandemi Covid-19, jelas Rerie, panggilan berkelanjutan, kami diberi tahu bahwa kami membutuhkan sistem kesehatan berskala nasional yang dapat menangani epidemi, tanpa mengganggu layanan kesehatan yang ada.

Baca:  Selangkah Lagi Hartopo Jadi Bupati Definitif 

Menurut Rerie, tata kelola sistem kesehatan nasional yang mampu beradaptasi dengan kejadian pandemi dan sejenisnya harus segera ditentukan agar gagap tidak terjadi lagi sebagai respons terhadap kejadian serupa di masa mendatang.

Selain itu, anggota Dewan Tinggi Partai NasDem menegaskan bahwa upaya penanaman disiplin dalam penerapan norma baru yang sesuai dengan protokol kesehatan bagi masyarakat harus dilakukan secara terus menerus dan konsisten.

Norma baru seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan menghindari keramaian, tegas Rerie, harus mewarnai perilaku sehari-hari masyarakat untuk menghindari terpapar Covid-19.

Pasalnya dalam keterangannya, Rerie menyebut, satu tahun operasi Covid-19 sudah berlangsung di Tanah Air, penularan virus corona terus terjadi.

Baca:  Pencairan Gaji Pegawai Kontrak di Blora Molor, Mengapa Bisa Demikian?

Situs Worldometers, salah satu saksi perjalanan Covid-19 terkemuka dunia, termasuk Indonesia, mencatat pada 1 Maret 2021 sebanyak 1.334.634 kasus Covid-19 di Indonesia, dengan 36.166 kematian (2,7%) dan 1.142.703 pemulihan (85,6%) ). Tampilan grafik case Covid-19 di Indonesia masih menunjukkan tren yang meningkat.

Untuk menyikapi keadaan tersebut, jelas Rerie, para ahli menyarankan untuk meningkatkan pengujian, pencarian, dan pemeliharaan (3T), agar pola sebaran Covid-19 bisa lebih jelas, sehingga upaya pengendalian distribusinya bisa lebih terarah.

Pemerintah, lanjutnya, telah mencanangkan kebijakan Penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro yang pelaksanaannya di daerah akan ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

Selain itu, kata Rerie, pemerintah saat ini sedang gencar melaksanakan program vaksinasi Covid-19 nasional dengan tujuan secepatnya menciptakan kekebalan kawanan di masyarakat, dalam upaya memutus rantai distribusi Covid-19.

Baca:  Ketua Hasil Musorkablub Disahkan

.

Komentar