Ini Profesi Pembunuh Siswi SMA Asal Demak di Hotel Bandungan

by -46 views
Ini Profesi Pembunuh Siswi SMA Asal Demak di Hotel Bandungan

SEMARANG – Kurang dari 24 jam setelah jenazah Dhea Fauzia ditemukan, Satuan Resmob Polres Semarang berhasil menangkap pelaku pembunuhan. Pelaku ditangkap di Surabaya. Pelaku melarikan diri setelah menjual ponsel dan sepeda motor korban di Demak.

Kasat AKP Polsek Semarang Ongkoseno Sukahar mengatakan, pelaku berinisial D berusia 21 tahun. Pelaku aslinya bukan warga Demak, tapi dipercaya oleh kerabat yang tinggal tak jauh dari rumah korban di Dukuh Kalitekuk RT 4 RW 1, Desa Ngaluran, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Demak.

Baca Juga: Korban Pembunuhan di Hotel Bandungan Diketahui Pribadi yang Ceria

“Memang benar kami sudah mengamankan tersangka pelaku. Dari KTP-nya dari Surabaya. Tetangga bisa. Kami masih selidiki,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (17/11).

Baca:  Arak-arakan orangan-orangan sawah di Desa Kepuk, Bangsri, didaftarkan

Ongkoseno menjelaskan, pelaku melakukan pekerjaan serabutan. Kadang jual cimol. Dia juga mengatakan motif pembunuhan itu masih diselidiki. Hubungan pelaku dan korban masih dalam penyelidikan polisi. Kabarnya, pelaku adalah teman dekat korban. Polisi masih menyelidiki, termasuk latar belakang pelakunya. Dugaan sementara, polisi pelaku memiliki motif untuk menguasai harta benda korban.

Baca juga: Pembunuh Pelajar SMP Demak di Hotel Bandungan Ditangkap

Baca juga: Keluarga menyesal hotel menerima anak-anak berseragam sekolah

“Kemarin berhasil kami lacak motor dan handphone korban yang sudah dijual pelaku. Selanjutnya besok ya kak,” ucapnya.

Baca juga: Usai Pembunuhan, Pelaku Menjual Sepeda Motor ke Korban seharga Rp 2 Juta, HP Rp 125 Ribu

Baca:  TMMD Sengkuyung Beton Jalan 400 Meter, Bantu 3.000 Benih Ikan

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswa SMP di Demak ditemukan tewas terlentang di kamar nomor J-1 Hotel Frieda, Jalan Raya Bandungan-Lemah Abang Km 2.5 Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang. Korban diidentifikasi sebagai Dhea Fauzia, warga Ngaluran RT 04 RW 01 Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, korban diselimuti selimut dan masih mengenakan seragam pramuka lengkap.

Kasat Reskrim Polres Semarang Ongkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan, ditemukannya jenazah perempuan tersebut berasal dari dugaan petugas hotel yang memeriksa sepeda motor yang diparkir ternyata kurang dari satu sesuai jumlah kamar yang disewakan pada Sabtu. (14/11) sekitar pukul 18.00. Kemudian pada Minggu (15/11) pukul 10.00, karyawan melaporkan bahwa tamu di J-1 belum keluar kamar. Sekitar pukul 12.00, petugas menghubungi Polsek Bandungan untuk diperiksa.
Setelah Polsek Bandungan datang, jendela kamar J-1 dibuka dan jenazah korban terlihat. “Perempuan berinisial DF itu berusia sekitar 17 tahun, masih sekolah. Kami menduga ada unsur pembunuhan, karena kami mengacu pada pemeriksaan tim Puskesmas Jimbaran. Ada kambing hitam di wajah korban,” ujarnya. menjelaskan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (16/11). (ria / aro / bass)

Baca:  Pengisian Sekda Rembang Anyar Dikonsultasikan Provinsi

.

Komentar