Semua Pekerja Nonprosedural – Berita Madura

by -18 views
Semua Pekerja Nonprosedural – Berita Madura

PAMEKASAN, Indonesiaonline.co.id – Sebanyak 156 Tenaga Kerja Indonesia (PMI) dipulangkan dari Malaysia dan Singapura ke Pamekasan. Ratusan PMII nonprocedural tiba secara bertahap mulai Jumat (30/4) hingga kemarin (3/5).

Pada hari pertama (30/4) 45 orang, Sabtu (1/5) 35 orang, Minggu (2/5) 24 orang, dan kemarin (3/5) 52 PMI. Ratusan PMI tidak segera kembali ke Pamekasan setelah tiba dari luar negeri. Mereka diisolasi di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Di sana mereka menjalani tes usap.

Mereka yang dinyatakan positif akan ditahan di Surabaya untuk perawatan medis. Sedangkan yang negatif akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing. Mereka yang dilepas dengan sapu negatif tidak segera pulang. Mereka akan dikarantina di Islamic Center Building (GIC) di Jalan Raya Panglegur. Secara prosedural, karantina dilakukan selama tiga hari.

Baca:  A. Busyro Karim Resmikan Gedung Divisi BPRS Bhakti Sumekar - Berita Madura

Plt Ketua DPMPTSP dan Naker Pamekasan Supriyanto menjelaskan, mekanisme pemulangan sudah diatur oleh Pemprov Jatim. Dari Asrama Haji mereka dijemput dengan transportasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Sesampainya di Pamekasan, mereka akan dikarantina lagi di GIC.

“Di GIC lagi kita akan tersingkir. Kalau negatif, baru habis. Itu prosedurnya,” ucapnya. Pria yang biasa disapa Pri itu mengatakan, PMI yang pulang sudah pergi tanpa jalan.

Menurut informasi yang dihimpun Indonesiaonline.co.id, karantina di GIC tidak dilakukan selama tiga hari. Tapi, hanya satu hari. Salah satu alasannya, khawatir akan memicu keramaian di GIC. Selain itu, tidak ada anggaran untuk pemeliharaan dan makanan. Mereka yang dikarantina rata-rata tinggal satu hari. Mereka diberi jatah makan untuk buka puasa dan sahur.

Baca:  Berinovasi di Masa Pandemi, Layani Peserta JKN-KIS Layaknya Saudara - Berita Madura

Saat kunjungan Indonesiaonline.co.id ke GIC kemarin sore (3/5), PMI sama sekali tidak ada. Padahal, jika karantina tiga hari ditetapkan, harus tetap ada PMI di GIC. Pasalnya, PMI berturut-turut datang ke Pamekasan sejak 30 April, 1 Mei, dan 2 Mei.

Menurut seorang pejabat, PMI ini rata-rata bertahan dalam sehari. Sesuai prosedur, mereka harus dijemput oleh kepala desa (Kades) atau sekretaris desa (Sekdes) agar bisa dipantau lokasinya. “Keluarga mereka mengundang mereka,” kata sumber yang tidak disebutkan namanya itu. (ky)

.

Komentar